Bidpropam Polda Sumsel Sisir 11 Polsek, Cek Tes Urine dan Penggunaan Strobo Personel

Penulis: Amril Fauzan  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 23:01:01 WIB
Petugas Bidpropam Polda Sumsel melakukan pemeriksaan disiplin di 11 Polsek jajaran.

PALEMBANG — Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Selatan merampungkan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Opsgaktibplin) di 11 Polsek jajaran pada 6 hingga 7 Mei 2026. Operasi maraton ini menyasar personel yang bertugas di wilayah hukum Polres PALI, Polres Musi Rawas, Polres Musi Rawas Utara, dan Polres Lubuk Linggau.

Tim pemeriksa melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sikap tampang, kelengkapan surat data diri, hingga penggunaan pakaian dinas dan atribut kepolisian (gampol). Selain aspek fisik, petugas juga melakukan tes urine sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika di internal kepolisian, serta menertibkan penggunaan strobo dan sirine yang tidak sesuai aturan.

Temuan Pelanggaran Administratif di Sejumlah Polsek

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tim Bidpropam masih menemukan sejumlah pelanggaran administratif ringan di beberapa titik. Di wilayah Polsek Tanah Abang, petugas mencatat adanya ketidaksesuaian surat data diri dan penggunaan gampol. Kondisi serupa ditemukan di Polsek Talang Ubi, Polsek Penukal, dan Polsek Penukal Utara yang didominasi masalah sikap tampang personel.

Sementara itu, di wilayah hukum Polres Musi Rawas, tepatnya di Polsek BTS Ulu, ditemukan pelanggaran berupa masa berlaku surat data diri anggota yang telah habis. Pelanggaran ringan terkait penggunaan atribut pakaian dinas juga dilaporkan terjadi di Polsek Lubuk Linggau Utara, Polsek Lubuk Linggau Timur, dan Polsek Lubuk Linggau Selatan.

Meski ditemukan beberapa catatan, dua Polsek yakni Polsek Rupit dan Polsek Karang Jaya di wilayah Musi Rawas Utara dinyatakan nihil pelanggaran. Seluruh personel di dua lokasi tersebut dinilai memenuhi standar disiplin dan administrasi yang telah ditetapkan institusi.

Klarifikasi Hasil Tes Urine di Polsek Lubuk Linggau Barat

Dalam rangkaian inspeksi mendadak tersebut, satu personel di Polsek Lubuk Linggau Barat sempat terindikasi positif pada pemeriksaan tes urine awal. Namun, setelah dilakukan pendalaman oleh Sidokkes Polres Lubuk Linggau dan koordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel, hasil tersebut dipastikan bukan karena narkoba.

Pemeriksaan lanjutan menunjukkan kandungan tersebut berasal dari benzodiazepine atau obat penenang yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan medis dan resep dokter. Temuan ini menegaskan pentingnya akurasi dalam proses pengawasan internal agar tidak terjadi kekeliruan dalam penilaian disiplin anggota.

Komitmen Pengawasan Internal Secara Berkala

Kabid Propam Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Raden Azis Safiri menegaskan bahwa Opsgaktibplin merupakan langkah konsisten institusi dalam menjaga integritas anggota di seluruh jajaran. Pengawasan ini dilakukan secara humanis namun tetap tegas sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.

“Opsgaktibplin ini bukan semata mencari kesalahan anggota, tetapi sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan agar seluruh personel tetap disiplin, profesional, dan mampu menjaga nama baik institusi Polri di tengah masyarakat,” kata Kombes Pol Raden Azis Safiri.

Ia menambahkan bahwa pengawasan berkala akan terus dijalankan sebagai langkah preventif. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir potensi pelanggaran disiplin maupun tindak pidana, sehingga pelayanan kepada masyarakat di Sumatera Selatan tetap berjalan optimal tanpa hambatan integritas dari personel di lapangan.

Reporter: Amril Fauzan
Sumber: poskita.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top