PALEMBANG — Ngadiono, salah satu penumpang yang selamat dari tabrakan maut antara Bus ALS dan truk tangki BBM, diterbangkan langsung dari Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Helikopter milik Polri mendarat di lapangan Pakri Palembang sebelum korban dipindahkan ke ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
Evakuasi udara menjadi pilihan utama mengingat kondisi luka bakar yang dialami korban cukup parah dan membutuhkan penanganan dokter spesialis secepat mungkin. Proses pemindahan ini mendapat pengawalan ketat dari tim medis dan personel kepolisian sejak dari titik keberangkatan di Muratara.
Setibanya di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Ngadiono terlihat masih menggunakan alat bantu oksigen dengan selang infus yang terpasang di tangannya. Tim medis segera membawa korban ke ruang perawatan khusus untuk menangani luka bakar yang mengenai sejumlah bagian tubuh dan wajah.
“Pasien dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang menggunakan helikopter untuk penanganan medis lanjutan,” ujar Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Pol dr Budhi Susanto.
Meski dalam kondisi sadar saat tiba di Palembang, pria asal Pati, Jawa Tengah tersebut diduga masih mengalami trauma psikis yang mendalam. Ia merupakan satu dari sedikit penumpang yang berhasil lolos dari maut saat api menghanguskan badan bus di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya.
Selain Ngadiono, terdapat dua korban selamat lainnya yang sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Rupit setelah insiden tabrakan terjadi. Pihak kepolisian terus memantau perkembangan kesehatan para penyintas ini untuk memastikan mereka mendapatkan layanan medis yang optimal.
Berdasarkan data dari pihak rumah sakit, berikut identitas tiga korban selamat dalam tragedi tersebut:
Kecelakaan maut yang melibatkan Bus ALS dan truk tangki BBM ini menjadi tragedi memilukan di wilayah Sumatera Selatan. Insiden tersebut dilaporkan menewaskan 16 orang penumpang yang sebagian besar terjebak di dalam bus saat api berkobar hebat.
Tim DVI Polda Sumsel masih terus bekerja melakukan identifikasi terhadap para korban meninggal dunia. Sejauh ini, identifikasi dilakukan secara menyeluruh mengingat kondisi jenazah yang mengalami luka bakar serius akibat ledakan truk tangki saat tabrakan terjadi.