BANYUASIN — Puluhan pengemudi ojek di wilayah Pangkalan Balai kini memiliki ruang singgah resmi yang menjamin aspek kesehatan dan kenyamanan. Polres Banyuasin meresmikan "Komunitas Ojek Masyarakat Banyuasin" (Komba) yang berlokasi di Jalan Thalib Wali, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III.
Peresmian ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 21 Kedai Ado Presisi oleh Polda Sumatera Selatan. Agenda tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, melalui sambungan virtual yang diikuti jajaran pejabat utama Polres Banyuasin dan perwakilan komunitas ojek setempat.
Kedai Komba dirancang bukan sekadar sebagai tempat berkumpul, melainkan pusat layanan terpadu bagi mitra kepolisian di jalan raya. Saat ini, tercatat sebanyak 43 pengemudi ojek telah bergabung dalam komunitas tersebut di bawah koordinasi Satlantas Polres Banyuasin.
Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Sayyid Malik Ibrahim, menjelaskan bahwa berbagai program unggulan telah disiapkan untuk mendukung kesejahteraan para pengemudi. Selain tempat istirahat yang layak, para anggota komunitas mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan rutin tanpa biaya.
“Kami memberikan pelayanan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan kesehatan rutin. Setiap hari Jumat, para tukang ojek juga mendapatkan makan dan minum gratis. Selain itu, kami sediakan fasilitas servis kendaraan ringan,” ujar AKP Sayyid Malik Ibrahim saat memberikan laporan kegiatan.
Fasilitas ini juga diproyeksikan menjadi ruang diskusi lintas elemen. Selain pengemudi ojek, Kedai Komba terbuka bagi awak media hingga mahasiswa untuk menjalin silaturahmi dan bertukar informasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Banyuasin.
Dalam arahannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menekankan bahwa keberadaan Kedai Ado Presisi adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat kelas pekerja. Pengemudi ojek, baik pangkalan maupun daring, dianggap sebagai garda terdepan yang membantu polisi memantau situasi di lapangan.
“Kedai ini bukan sekadar tempat nongkrong, tetapi menjadi pusat layanan untuk para mitra kita. Di sinilah mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, tempat istirahat yang layak, serta fasilitas pendukung pekerjaan,” ungkap Kapolda Sumsel.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino bersama Wakapolres Kompol M. Ali Asri yang hadir di lokasi memastikan bahwa operasional kedai akan dipantau secara berkala. Hal ini bertujuan agar manfaat fasilitas tersebut benar-benar dirasakan secara berkelanjutan oleh para pengemudi.
Kehadiran Kedai Komba disambut baik oleh para pengemudi ojek yang selama ini sering terkendala tempat istirahat saat cuaca ekstrem. Usai seremoni peresmian, personel kesehatan dari Polres Banyuasin langsung melakukan pemeriksaan tensi dan kesehatan umum bagi para pengemudi yang hadir.
Samsul (42), salah satu pengemudi ojek di Pangkalan Balai, menuturkan bahwa fasilitas ini sangat membantu meringankan beban harian mereka. Ia merasa lebih diperhatikan, terutama dengan adanya layanan cek kesehatan dan servis kendaraan ringan.
“Selama ini kami hanya mangkal di pinggir jalan, panas dan hujan. Sekarang ada tempat yang nyaman, bahkan bisa cek kesehatan gratis. Ini sangat membantu kami,” kata Samsul.
Melalui inisiatif ini, Polres Banyuasin berharap stabilitas keamanan di wilayah hukumnya semakin terjaga. Hubungan harmonis antara aparat dan pengemudi ojek diharapkan mampu mempercepat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di jalan raya.