MUSI RAWAS UTARA — Polres Musi Rawas Utara memperketat pengamanan prosesi pelepasan 47 calon jemaah haji asal Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang diberangkatkan dari Masjid Baitus Saleh, Kecamatan Rupit, Minggu (3/5/2026). Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran agenda religi nasional di tengah antusiasme tinggi ratusan warga.
Lebih dari 350 orang keluarga pengantar memadati area masjid sejak pukul 06.00 WIB. Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama memimpin langsung personel di lapangan untuk mengatur mobilitas massa dan arus lalu lintas di sekitar lokasi agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Fokus utama pengamanan terletak pada pengaturan akses masuk dan keluar kendaraan di sekitar Masjid Baitus Saleh. Kehadiran personel kepolisian dianggap krusial mengingat banyaknya warga yang datang dari berbagai pelosok desa untuk mengantar keluarga mereka berangkat ke Tanah Suci.
Petugas di lapangan menerapkan pendekatan humanis saat membantu jemaah menuju kendaraan yang telah disediakan pemerintah daerah. Polisi memastikan setiap tahapan, mulai dari sterilisasi area hingga pemberangkatan bus, berjalan sesuai jadwal tanpa hambatan berarti.
"Kami memastikan seluruh proses pelepasan berjalan aman dan lancar. Ini merupakan bentuk pengabdian kami dalam mendukung masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji," ujar Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama, Minggu (3/5).
Langkah pengamanan ini merupakan implementasi program Presisi Polri yang menekankan pelayanan prima dan respons cepat. Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho telah menginstruksikan seluruh jajaran di Sumatera Selatan untuk aktif mengawal setiap tahapan penyelenggaraan haji tahun 2026.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa Polri hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat dalam menyukseskan agenda nasional. Pengawasan tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, tetapi berlanjut hingga jemaah tiba di embarkasi.
“Polri hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Pengamanan ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menyukseskan agenda nasional serta memberikan rasa aman kepada para jemaah,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Setelah prosesi pelepasan selesai, rombongan jemaah haji asal Muratara langsung diberangkatkan menuju asrama haji sebelum terbang ke Arab Saudi. Kondisi di sekitar Masjid Baitus Saleh dilaporkan kembali kondusif setelah bus rombongan meninggalkan lokasi dengan pengawalan unit lantas.
Polda Sumsel memastikan pengawasan akan terus dilakukan pada setiap titik transit jemaah di wilayah Sumatera Selatan. Hal ini dilakukan untuk menjamin keamanan barang bawaan serta keselamatan jemaah selama dalam perjalanan domestik menuju embarkasi.