PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur H. Cik Ujang menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-107 Pemadam Kebakaran, HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) tingkat nasional. Kegiatan yang dipusatkan di Stadion Jakabaring Sport City (JSC) Palembang pada Kamis (30/4/2026) ini menjadi simbol sinergi pengabdian untuk keselamatan masyarakat di seluruh penjuru tanah air.
Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh sedikitnya 1.612 personel yang merupakan perwakilan dari unit Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, dan Satlinmas dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran ribuan personel ini menegaskan soliditas antarinstansi dalam menjaga ketertiban umum dan keselamatan warga sesuai dengan tema peringatan tahun ini, yaitu “Mengabdi Untuk Keselamatan Negeri”.
Stadion Jakabaring Sport City yang menjadi saksi bisu kemeriahan acara tersebut tampak dipenuhi oleh barisan personel yang mengenakan seragam kebanggaan masing-masing satuan. Kehadiran duet pemimpin Sumsel yang akrab disapa HDCU ini menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor keamanan dan penyelamatan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta upacara juga disuguhi berbagai demonstrasi ketangkasan yang menunjukkan kesiapan personel dalam menghadapi situasi darurat. Penyelenggaraan di Palembang ini sekaligus menjadi ajang pertukaran informasi dan koordinasi antarpetugas dari berbagai provinsi yang hadir sebagai peserta maupun tamu undangan.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Akhmad Wiyagus, yang bertindak sebagai inspektur upacara, memberikan apresiasi mendalam terhadap dedikasi para petugas di lapangan. Dalam amanatnya, ia memaparkan data krusial mengenai kinerja pemadam kebakaran yang telah berhasil menangani sebanyak 20.931 kasus kebakaran di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2025 lalu.
"Tugas pemadam kebakaran merupakan tugas mulia dengan risiko tinggi. Oleh karena itu, melalui Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 telah diakomodasi pemenuhan tunjangan risiko tinggi serta jaminan BPJS bagi petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan di daerah," ujar Akhmad Wiyagus di hadapan ribuan peserta upacara.
Kebijakan baru ini diharapkan menjadi angin segar bagi para petugas yang selama ini bertaruh nyawa di garis depan. Selain isu kesejahteraan Damkar, Wamendagri juga memberikan instruksi khusus kepada seluruh kepala daerah di Indonesia untuk memberikan perhatian serius terhadap penguatan organisasi Satpol PP. Hal ini mencakup dukungan anggaran dan sarana prasarana guna menunjang fungsi pengawasan serta penegakan Peraturan Daerah (Perda).
“Di tengah rasionalisasi anggaran, pemerintah daerah harus tetap bijak dalam menentukan prioritas, termasuk memastikan dukungan terhadap Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas agar tetap optimal dalam melayani masyarakat,” tegasnya. Pesan ini menjadi pengingat bagi setiap pemerintah daerah agar tidak mengesampingkan sektor keamanan dan ketertiban dalam perencanaan anggaran daerah.
Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Dalam Negeri. Menurutnya, penunjukan Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang sebagai tuan rumah penyelenggaraan peringatan nasional ini, merupakan sebuah kehormatan besar bagi Bumi Sriwijaya.
“Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami, sekaligus memberikan semangat bagi seluruh personel Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas di Sumatera Selatan untuk terus meningkatkan profesionalisme mereka,” ungkap Herman Deru. Ia menilai kegiatan ini juga berdampak positif bagi citra Palembang sebagai kota yang siap menyelenggarakan ajang-ajang besar berskala nasional maupun internasional.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting lainnya, di antaranya Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie, S.E., M.M., serta Pj Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si. Kehadiran para pimpinan daerah ini memperkuat komitmen bersama dalam memajukan satuan-satuan perlindungan masyarakat di wilayah masing-masing.
Melalui peringatan HUT tiga satuan ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin erat, terutama dalam mengimplementasikan regulasi terbaru mengenai kesejahteraan petugas. Penguatan kapasitas personel dan dukungan fasilitas yang memadai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima di bidang keamanan dan penyelamatan.