OGAN ILIR — Perwira Siswa Pendidikan Reguler LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) 2026 kembali menyambangi Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan. Kedatangan mereka ke desa di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, untuk membagikan selebaran soal penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kepada masyarakat setempat.
Selebaran yang dibagikan memuat cara menangani karhutla. Di dalamnya juga tercantum nomor kontak yang bisa dihubungi warga jika terjadi kebakaran di wilayah itu.
Lewat selebaran itu, Pasis Seskoad ingin memberi edukasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Sasaran berikutnya: mencegah karhutla, khususnya di wilayah yang rawan.
Langkah ini bukan yang pertama. Sebelumnya, para Pasis sudah memberikan penyuluhan kepada masyarakat Desa Pelabuhan Dalam.
Dalam penyuluhan tersebut, para Pasis memberikan pemahaman mengenai faktor-faktor penyebab karhutla. Warga juga dibekali pengetahuan soal dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan kesehatan.
Materi lain yang disampaikan adalah langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan apabila terjadi kebakaran. Penyuluhan itu disambut antusias warga setempat.
Masyarakat kini memahami betapa pentingnya peran mereka dalam mencegah terjadinya karhutla di lingkungan masing-masing.
Kepala Desa Pelabuhan Dalam, Jauhari, menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam menjaga wilayah dari ancaman karhutla.
"Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga wilayah agar tetap aman dari ancaman Karhutla," ujar Jauhari.
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan kontribusi nyata Pasis Dikreg LXVIII Seskoad 2026 kepada masyarakat. Fokusnya mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah teritorial Kodim 0402/OKI-OI.