Timnas Indonesia Kehilangan Lawan FIFA Matchday, Fokus Beralih ke Pemusatan Latihan

Penulis: Fauzan Akbar  •  Jumat, 06 November 2026 | 19:37:01 WIB
Ketua BTN Sumardji menyatakan pencarian lawan uji coba Timnas Indonesia masih berlangsung hingga batas akhir pekan.

SUMATERA SELATAN — Timnas Indonesia batal beruji coba melawan Yordania pada 13 November 2026 di Amman karena situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Tanpa lawan yang terkunci, Skuad Garuda kini mengarah ke opsi pemusatan latihan demi menjaga ritme jelang jeda internasional yang tinggal tiga hari lagi.

Keputusan membatalkan lawatan ke Amman diambil setelah Indonesia menilai risiko tampil di kawasan tersebut terlalu besar. Opsi memindahkan laga ke Turki sempat dibahas, tetapi skenario itu juga tidak terealisasi hingga proses pencarian lawan memasuki hari-hari terakhir.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyatakan pihaknya masih mengupayakan lawan hingga Sabtu (7/11/2026). Bila tidak ada yang bisa dikunci, program latihan terpusat tetap berjalan sesuai rencana yang sudah disusun.

Pencarian Lawan Berjalan hingga Batas Akhir Pekan

Menurut Sumardji, BTN telah menyiapkan skenario alternatif untuk agenda FIFA Matchday bulan ini. Pencarian lawan tidak berhenti meski waktu semakin sempit, sementara kebutuhan tim tetap disiapkan apabila harus fokus pada latihan terpusat.

"Ya, kami tetap mengupayakan sampai dengan hari ini dan besok. Namun, jika memang tidak bisa, kami tetap akan melakukan pemusatan latihan sesuai dengan program yang sudah ada," ujar Sumardji.

Pemusatan latihan dipandang tetap memberi manfaat dibandingkan tim menganggur tanpa agenda sama sekali. Pelatih bisa memakai waktu tersebut untuk mengevaluasi pemain, mengasah taktik, dan menjaga kebugaran di tengah padatnya jadwal kompetisi klub.

Pemanggilan Pemain Menyesuaikan Jadwal Klub

Sumardji menjelaskan, pemanggilan pemain untuk agenda bulan ini akan menyesuaikan aktivitas mereka bersama klub masing-masing. BTN memprioritaskan pemain dengan jadwal perjalanan relatif longgar agar pemusatan latihan tidak mengganggu komitmen kompetisi.

"Kami akan memanggil beberapa pemain yang bisa dikatakan jadwal perjalanannya bersama klub tidak terlalu padat," ucap Sumardji.

Kriteria itu membuat komposisi skuad berpotensi berbeda dari pemanggilan biasa. Pemain yang baru bertanding di kompetisi Eropa atau liga domestik dengan jadwal ketat kemungkinan dilepas, sementara pemain dengan kalender lebih longgar masuk daftar panggilan.

Dampak ke Persiapan Jangka Panjang

Batalnya uji coba kontra Yordania mengurangi kesempatan Timnas Indonesia menguji formasi melawan lawan level internasional. Laga uji coba biasanya menjadi ajang pelatih mencoba kombinasi pemain dan mengukur kesiapan tim sebelum turnamen resmi.

Meski begitu, pemusatan latihan tetap bisa dipakai untuk membangun kekompakan skuad. Sejumlah pemain muda berpeluang mendapat menit latihan lebih banyak, terutama mereka yang jarang tampil di klub dan butuh waktu bermain tambahan.

Perkembangan terbaru soal lawan pengganti akan menentukan arah persiapan. Jika ada negara yang bersedia mengisi slot, Timnas Indonesia bisa tetap menjalani laga uji coba; jika tidak, latihan terpusat menjadi jalan yang tersisa pada FIFA Matchday November 2026.

Reporter: Fauzan Akbar
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top