PALEMBANG — Penggerebekan berlangsung Kamis (22/10/2026) di sebuah rumah kosong yang selama ini dipakai komplotan untuk berkumpul. Dari lokasi, petugas mengamankan enam orang berusia 14 hingga 21 tahun.
Kanit 2 Jatanras Polda Sumsel AKP Herry Yusman menyebut penangkapan berawal dari penyelidikan sejumlah kasus curanmor di Kota Palembang. Salah satu yang jadi pintu masuk adalah pencurian tiga sepeda motor milik Domino's Pizza di Jalan MP Mangkunegara, kawasan Kenten, Kelurahan Bukit Sangkal.
"Benar, penangkapan itu salah satunya berdasarkan peristiwa pencurian yang terjadi di Domino's Pizza Kenten," ujar Herry.
Ketiga motor Honda Revo itu semula tersimpan di garasi restoran. Satu unit biasa dipakai karyawan mengantar pesanan pelanggan.
Pencurian baru ketahuan saat karyawan membuka pintu rolling door dan mendapati garasi sudah kosong. Domino's Pizza mencatat kerugian sekitar Rp54 juta, lalu melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel.
Keterangan saksi dan rekaman kamera pengawas mengarahkan petugas ke kawasan Sukawinatan. Di sana polisi menemukan lokasi yang diduga jadi tempat berkumpul para pelaku.
Enam orang yang diamankan adalah Julius Arya Bhayangkara (14), M Sugantan (15), dan Andrean (21), warga sekitar Sukawinatan. Lalu M Rendi (18) warga Jalan Sukawinatan, Iqbal Julizab (19) warga Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, serta Dewa (18) warga Bandar Jaya.
"Dari interogasi terhadap pelaku, hasilnya pelaku mengakui telah melakukan pencurian. Selanjutnya, tim opsnal mengamankan pelaku," kata Herry.
Berdasarkan keterangan awal para terduga pelaku, mereka mengaku beraksi di lebih dari 10 lokasi di wilayah Palembang. Tiga unit Honda Revo yang diduga hasil pencurian di Domino's Pizza sudah diubah warnanya menjadi hitam.
Selain itu, polisi menyita satu unit Honda Genio, satu Honda Vario, dan satu Honda Beat di lokasi penggerebekan. Tiga keranjang pengantaran pesanan Domino's Pizza juga turut diamankan.
Seluruh barang bukti kini jadi bagian penyelidikan untuk mengungkap keterlibatan para terduga pelaku pada kasus curanmor lain. Polisi masih mendalami tiap laporan dan mencocokkan barang bukti dengan kasus yang sedang diselidiki.