Udara Kabur Selimuti Mayoritas Wilayah Sumsel pada 25 Oktober 2026, BMKG Sebut Hujan Ringan Masih Berpotensi di Sejumlah Daerah

Penulis: Fauzan Akbar  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:32:32 WIB
Udara kabur menyelimuti sebagian besar wilayah Sumsel pada 25 Oktober 2026 menurut prakiraan BMKG.

PALEMBANG — Prakiraan BMKG yang dipublikasikan di laman resmi bmkg.go.id mencatat udara kabur kembali mewarnai sebagian besar langit Sumsel. Kemunculannya berbarengan dengan cuaca berawan dan potensi hujan ringan di beberapa titik.

Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), hujan ringan diperkirakan turun dengan suhu berkisar 24–30 derajat Celsius. Tingkat kelembapan di wilayah itu mencapai 70–98 persen.

Sementara Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) diprakirakan diliputi udara kabur. Suhu di OKI berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 53–99 persen.

Mengapa Udara Kabur Kembali Muncul Setelah Sehari Hujan?

Udara kabur pada 25 Oktober 2026 muncul sehari setelah hujan mendominasi cuaca Sumsel. BMKG tidak merinci penyebab pasti kondisi tersebut dalam prakiraan yang dipublikasikan.

Meski begitu, kombinasi kelembapan tinggi hingga 99 persen dan suhu panas di sejumlah daerah menjadi latar kondisi cuaca hari itu. Warga diimbau mencermati prakiraan terbaru sebelum beraktivitas di luar ruang.

Wilayah Mana Saja yang Masih Berpotensi Hujan Ringan?

Selain OKU, sejumlah wilayah lain di Sumsel masih berpeluang diguyur hujan dengan intensitas ringan. Cuaca berawan juga diprakirakan menyertai sebagian daerah.

Prakiraan BMKG menempatkan suhu udara Sumsel pada rentang 23–33 derajat Celsius. Kelembapan udara bergerak antara 53 hingga 99 persen, tergantung wilayah.

Apa Langkah Warga Menghadapi Cuaca Hari Ini?

Warga Sumsel yang hendak beraktivitas di luar ruang sebaiknya menyiapkan jas hujan atau payung. Udara kabur juga perlu diantisipasi bagi pengendara yang melintas di jalur antarkabupaten.

BMKG memperbarui prakiraan cuaca melalui laman bmkg.go.id setiap hari. Masyarakat dapat memantau perubahan kondisi sebelum merencanakan perjalanan.

Reporter: Fauzan Akbar
Sumber: palpres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top