5 Fakta Program Seragam Gratis Bontang yang Wajib Diketahui

Penulis: Rizal Fikri  •  Rabu, 23 September 2026 | 14:47:01 WIB
Pemerintah Kota Bontang menyalurkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi 838 siswa di Bontang Selatan.

SUMATERA SELATAN — Pemerintah Kota Bontang menyalurkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi ribuan pelajar di Bontang Selatan. Program senilai Rp24,27 miliar ini menyasar puluhan ribu siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Berikut sejumlah fakta penting di baliknya.

Program bantuan pendidikan di Bontang kembali bergulir dengan skala besar. Penyaluran seragam gratis menyentuh langsung kebutuhan harian siswa dan keluarga mereka. Ada sejumlah detail yang membuat program ini layak dicermati lebih dekat.

1. Sebanyak 838 Siswa Terima Bantuan di Bontang Selatan

Sebanyak 838 siswa dari SDN 001 dan SDN 013 Bontang Selatan menerima bantuan perlengkapan dan seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota Bontang. Penyerahan simbolis berlangsung di kedua sekolah tersebut. Kegiatan itu juga dirangkai dengan penyematan selempang Duta Sekolah serta peresmian fasilitas penunjang pembelajaran.

2. Anggaran Capai Rp24,27 Miliar untuk 35 Ribu Pelajar

Pemkot Bontang mengucurkan anggaran program bantuan perlengkapan sekolah gratis sebesar Rp24,27 miliar. Program ini menyasar sekitar 35 ribu pelajar SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Rinciannya, seragam SD untuk 19.970 siswa dianggarkan Rp7,279 miliar, sedangkan seragam SMP bagi 9.850 siswa dialokasikan Rp3,734 miliar.

3. Tak Cuma Seragam, Ada Sepatu hingga Buku Tulis

Selain seragam, pemerintah menyediakan sepatu sekolah berbahan mesh atau berpori. Anggaran sepatu SD mencapai Rp4,405 miliar, sedangkan sepatu SMP sebesar Rp2,172 miliar. Pengadaan tas punggung masuk program dengan anggaran Rp3,265 miliar untuk tas SD dan Rp1,610 miliar untuk tas SMP. Buku tulis SD sebanyak 19.970 paket dianggarkan Rp1,208 miliar, sementara buku tulis SMP 9.850 paket dialokasikan Rp595,925 juta.

4. Neni Tekankan Pendidikan Tanpa Bullying

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan pendidikan tidak hanya berorientasi pada nilai akademik. Menurutnya, siswa perlu memiliki karakter kuat, kemampuan berkomunikasi, serta keberanian menghadapi kegagalan. Ia meminta pelajar memupuk semangat pantang menyerah dan saling menghargai untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman sekaligus mencegah perundungan.

"Terus belajar, berdoa, hormati orang tua dan guru. Jangan takut gagal, karena dari kegagalan kita bisa belajar dan bangkit kembali," kata Neni.

5. Fasilitas Baru dan Prestasi Siswa Jadi Sorotan

Di SDN 001 Bontang Selatan, fasilitas Taman Numerasi dan studio podcast sekolah diresmikan untuk mendukung pembelajaran lebih interaktif. Sekolah itu berstatus Sekolah Ramah Anak, Pusat Sahabat Informasi Anak kategori Madya, serta meraih predikat Adiwiyata Nasional. Perpustakaannya terpilih sebagai perpustakaan terbaik Kota Bontang periode 2023–2025 dan dua kali mewakili Bontang di tingkat provinsi dengan hasil Juara 2. Pada 2025, SDN 001 mencatat Indeks SKM 90,60 dan terpilih sebagai satu dari 80 Sahabat Sekolah Dasar tingkat nasional dari sekitar 3.700 pendaftar.

6. Deretan Prestasi Siswa hingga Tingkat Nasional

Zayla Shakila El Bahir, Jena Rahma Aisyah, Muhammad Rhisyam Al-Zailani, dan Muhammad Naufal Al Fatih tercatat mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional. Muhammad Rhisyam meraih Juara 2 Lomba Bertutur Kaltim dan Juara Harapan 1 FLS3N. Prestasi lain datang dari Olimpiade Sains Nasional, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, sepak bola, soft tennis, kompetisi menulis, hingga pencak silat. SDN 013 Bontang Selatan sendiri meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi.

7. Pesan Pengawasan Gawai untuk Orang Tua

Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha menyampaikan pesan kepada orang tua melalui sesi podcast sekolah. Ia mengingatkan pentingnya pengawasan penggunaan gawai agar perangkat digital tidak mengganggu konsentrasi belajar dan tumbuh kembang anak. Pj Sekda Bontang Akhmad Suharto juga memberikan motivasi agar pelajar berani mengejar prestasi di berbagai bidang.

Program seragam gratis di Bontang menyentuh kebutuhan dasar pendidikan sekaligus mendorong penguatan karakter siswa. Dengan anggaran miliaran rupiah dan jangkauan puluhan ribu pelajar, dampaknya diharapkan menekan angka putus sekolah akibat kendala ekonomi.

Reporter: Rizal Fikri
Sumber: bontangpost.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top