SUMATERA SELATAN — Timnas Indonesia membuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB. Laga ini krusial karena hanya pemuncak klasemen setiap grup yang lolos ke final, sehingga tiga poin di partai perdana nyaris wajib bagi skuad Merah Putih asuhan John Herdman.
Persiapan menghadapi The Lions berlangsung tanpa kapten Jay Idzes yang harus menepi karena cedera. Meski begitu, Herdman masih punya stok bek tengah yang mumpuni untuk mengawal lini belakang di SUGBK nanti.
Absennya Jay Idzes membuat sektor pertahanan menjadi perhatian utama. Herdman bisa menurunkan Kevin Diks, Justin Hubner, Elkan Baggott, atau Rizky Ridho sebagai pengganti.
Dion Marx, pemain yang baru dipanggil untuk ajang ini, menambah opsi di lini belakang. Kedalaman skuad di sektor ini disebut lebih baik dibanding Piala AFF 2026 lalu.
Singapura dikenal punya penyerang yang cepat dalam menyerang balik. Kombinasi bek berpengalaman dan pemain muda diharapkan mampu meredam tekanan sejak menit awal.
Di sektor serang, Herdman punya lebih banyak pilihan ketimbang pertemuan terakhir. Mitchell Baker masih menjadi opsi utama, tetapi penyerang 19 tahun itu sempat kesulitan memecah kebuntuan.
Ole Romeny kini masuk sebagai striker andalan yang bisa mengubah permainan. Kehadiran Luke Vickery di sayap menambah variasi serangan dari sisi lapangan.
Ketajaman lini depan akan menentukan hasil akhir. Peluang yang datang di laga seketat ini tidak boleh disia-siakan.
Singapura punya amunisi berbahaya yang sudah terbukti menyulitkan Indonesia. Ilhan Fandi pernah menjebol gawang Timnas di fase grup Piala AFF 2026 dan menjadi kunci The Lions melaju ke semifinal.
Selain Ilhan, ada Safuwan Baharuddin, bek tengah berusia 34 tahun yang menjadi pemain aktif dengan caps tertinggi di skuad Singapura. Safuwan mencatat 133 penampilan internasional dan menyumbang 14 gol.
Dua nama itu wajib mendapat pengawalan ketat, terutama saat situasi bola mati dan serangan balik cepat.
Format kompetisi FIFA ASEAN Cup 2026 hanya memberi tiket final bagi juara masing-masing grup. Artinya, setiap laga menjadi final kecil bagi Indonesia.
Bermain di kandang dengan dukungan penuh suporter menjadi keuntungan tersendiri. Kemenangan atas Singapura akan membuka jalan menuju partai puncak.
Herdman dituntut meramu strategi yang seimbang antara menyerang dan menjaga pertahanan. Tiga poin di laga perdana bukan sekadar target, melainkan syarat wajib jika Indonesia ingin melaju jauh di turnamen ini.