SUMATERA SELATAN — Timnas Esports Indonesia tergabung di delapan nomor pertandingan Asian Games 2026 dengan pembagian grup yang sudah resmi dirilis PB ESI. Dari 11 nomor yang dipertandingkan, Indonesia hanya mengikuti eFootball, Mobile Legends, Naraka: Bladepoint, Honor of Kings, Identity V, Pokemon Unite, Gran Turismo 7, dan PUBG Mobile. Perjuangan dimulai dari eFootball pada 23 September dan ditutup Mobile Legends pada 1 Oktober.
Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) merilis hasil pembagian grup seluruh nomor pertandingan esports Asian Games 2026 melalui kanal media sosial resminya. Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menyatakan keyakinannya bahwa timnas dapat membawa pulang medali dari setiap nomor yang diikuti.
Keyakinan itu menghadapi ujian berat. Beberapa hasil undian menempatkan Indonesia di grup yang tidak menguntungkan, terutama di nomor-nomor yang dihuni tim-tim kuat Asia.
Di eFootball, Indonesia berada di Grup C bersama Kirgistan dan Hong Kong. Grup A dihuni Qatar, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Iran, sementara Grup B berisi Thailand, Palestina, dan Jepang.
Mobile Legends menempatkan Indonesia di Grup B bersama Malaysia dan Arab Saudi. Grup A diisi Myanmar, Uzbekistan, dan Hong Kong, sedangkan Grup C memuat Filipina, Yordania, dan Kazakhstan.
Naraka: Bladepoint menjadi salah satu grup terberat bagi Indonesia. Tim Merah Putih tergabung di Grup A bersama Thailand, Malaysia, dan China, sementara Grup B dihuni Hong Kong, Vietnam, Taiwan, dan Filipina.
Di Honor of Kings, Indonesia berada di Grup A bersama Thailand dan Hong Kong. Grup D dihuni China dan Laos, sedangkan Grup B memuat Filipina, Kazakhstan, dan Malaysia.
Identity V menempatkan Indonesia di Grup A bersama Filipina, Thailand, dan Taiwan. Grup B diisi Hong Kong, Vietnam, Malaysia, dan Korea Selatan.
Pokemon Unite menempatkan Indonesia di Grup B bersama Singapura dan Hong Kong. Grup A dihuni Filipina, Kazakhstan, Taiwan, dan Malaysia, sementara Grup C diisi India, Korea Selatan, dan Jepang.
Gran Turismo 7 dan PUBG Mobile tidak memakai format grup. Keduanya langsung menurunkan seluruh peserta di babak utama. Gran Turismo 7 diikuti 15 negara termasuk Bahrain, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi. PUBG Mobile diikuti 12 negara termasuk China, Jepang, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam.
Timnas akan berlaga selama beberapa hari, dimulai 23 September 2026. Nomor eFootball dan Naraka: Bladepoint menjadi pembuka pada 23 September, dengan Naraka berlanjut hingga 24 September.
Martial Arts digelar 25-26 September, disusul Puyo Puyo Champions pada 26 September. Pokemon Unite berlangsung 27 September, sedangkan Honor of Kings digelar 27-28 September.
PUBG Mobile dijadwalkan 28-29 September, Identity V pada 28-30 September, dan Mobile Legends: Bang Bang pada 1 Oktober. League of Legends menutup rangkaian esports Asian Games 2026 pada 2 Oktober.
Indonesia menurunkan 33 atlet yang tersebar di delapan nomor pertandingan. Skuad PUBG Mobile diisi Fazriel Haikal Aditya (YUMMY), Juventino Ryan Jeremy R. (ROSEMARY), Micho Ananda Pratama W. (ZETA), Muh Fathyn Zilhaq S. (SNAPE), dan Sharfan Syahman Shodiq (POTATO), dengan Deni Fianda sebagai pelatih dan Bintang Prakoso P sebagai asisten pelatih.
Identity V diperkuat Athif Fatahilah Nursyam, Suhartanto Ardi Mulyo, Muhammad Fachrul Putra Henri, dan Daffa Pasha Arifin. Naraka: Bladepoint menurunkan Moch. Afton Fathany, Ararat Samuel Manullang, Natha Dhiva Arya, dan Darian Wicaksana.
Honor of Kings membawa enam atlet: Iqbal Khan, Drensen, Emanuel Hendo Paska, Agung Budi Prasetyo, Neville Garrick, dan Muh Naufal Aushaf Mahfuzh, didampingi pelatih Glen Richard Pangalila serta asisten M. Ilham Bahrul Hadi.
Pokemon Unite diisi Marcello Hillers, Muhammad Haikal, Novrizal Diananta Said, Denny Ardianyanto, dan Judha Pangabean, dengan Ahmad Marsam sebagai pelatih dan Erron Gunardi sebagai asisten. eFootball (PC dan Mobile) menurunkan Rizky Faidan dan Radika Wiratama di bawah pelatih Adyatma Priady.
Gran Turismo mengandalkan Andika Rama Maulana dengan pelatih Filemon Benaya Theo. Skuad Mobile Legends diperkuat Alexander Owen Marcetami Buhe, Arif Fudin Dingarai Putra, Dalvin Ramadhana Putra, Muhammad Affan Wahyudi, Albert Neilsen Iskandar, dan Syauki Fauzan Sumarno, didampingi pelatih Kenny Deo serta asisten Michael Abraham.
Rangkaian pertandingan esports Asian Games 2026 menjadi ajang pembuktian bagi ekosistem esports Indonesia yang terus berkembang. Hasil undian grup yang bervariasi menuntut persiapan matang dari seluruh skuad sebelum pertandingan pertama bergulir pada 23 September.