SUMATERA SELATAN — Tumbuh kembang anak usia dini sering kali terhambat oleh satu masalah klasik: si kecil menolak makan. Akibatnya, asupan protein, vitamin, dan mineral hariannya bisa jauh dari kata cukup.
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan energi dan zat gizi anak usia 1-3 tahun berbeda dengan kelompok usia lainnya. Di fase ini, anak membutuhkan kombinasi zat gizi makro (protein, lemak, karbohidrat) dan mikro (vitamin serta mineral) yang saling melengkapi. Kekurangan salah satunya bisa berdampak pada potensi kecerdasan dan kesehatan pencernaannya.
Di rentang usia ini, otak anak berkembang sangat pesat dan sistem imunnya mulai terbentuk. dr. Leonirma Tengguna, M.Sc., Sp.A., CIMI, dokter spesialis anak, menegaskan kebutuhan nutrisi balita tidak bisa dipenuhi hanya dari satu jenis makanan.
“Pada usia balita, kebutuhan nutrisi perlu dipenuhi dari zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral, serta zat gizi makro seperti protein, lemak, dan karbohidrat. Keduanya saling melengkapi untuk mendukung potensi kecerdasan, tumbuh kembang, daya tahan tubuh, dan kesehatan pencernaan,” ujarnya dalam talk show peluncuran MILKOW ActiGrow di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Salah satu zat gizi yang paling berperan penting adalah protein hewani. Fungsinya tidak hanya membangun sel-sel tubuh, tetapi juga mendukung perkembangan otak dan sistem imun. Sayangnya, saat anak mulai memasuki fase picky eater, sumber protein hewani seperti daging, ikan, atau telur justru sering dihindari.
“Salah satu zat gizi makro yang penting adalah protein, khususnya protein hewani, yang berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Susu pertumbuhan dapat menjadi salah satu sumber protein hewani yang melengkapi asupan nutrisi harian Si Kecil,” lanjut dr. Leonirma.
Aktris Ardina Rasti, yang juga Brand Ambassador MILKOW ActiGrow, mengaku mengalami tantangan serupa. Ketika anak mulai pilih-pilih makanan atau hanya mau mengonsumsi menu tertentu, memastikan kebutuhan nutrisinya tercukupi setiap hari menjadi pekerjaan rumah tersendiri.
“Sebagai ibu, ada kalanya Si Kecil pilih-pilih makanan atau hanya mau mengonsumsi makanan tertentu, sehingga tidak selalu mudah memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi setiap hari,” kata Ardina.
Solusi yang ia pilih adalah memberikan pendamping nutrisi berupa susu pertumbuhan yang kandungannya lengkap. Hal ini untuk memastikan pertumbuhan anak tetap optimal meski menu makanannya sedang tidak bersahabat di mata si kecil.
Preeti Chopra Bhatnagar, Head of Marketing WINGS Nutrition, menjelaskan produk barunya ini dikembangkan berdasarkan kebutuhan riil keluarga Indonesia. Susu pertumbuhan untuk anak 1-3 tahun ini mengusung NutriTotal Formula yang dirancang untuk membantu memenuhi empat komponen penting: kemampuan belajar, kesehatan pencernaan, tumbuh kembang optimal, dan daya tahan tubuh.
“Berangkat dari kebutuhan keluarga Indonesia untuk memenuhi nutrisi anak di masa tumbuh kembang, susu pertumbuhan MILKOW ActiGrow hadir dengan kombinasi nutrisi lengkap NutriTotal Formula,” ujar Preeti.
Dari sisi kandungan, produk ini diperkaya protein, kalsium, FOS (serat pangan), vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan zinc. Ada juga Triple Nutrients berisi kolin, DHA, Omega 3, dan Omega 6 yang diformulasikan untuk mendukung perkembangan kognitif anak.
Selain soal formulasi, WINGS Nutrition juga memikirkan kepraktisan. Menyadari mobilitas ibu muda yang tinggi, MILKOW ActiGrow menyediakan inovasi kemasan yang mudah dibawa dan disiapkan. Ini membantu orang tua tetap konsisten memberikan nutrisi lengkap, baik di rumah maupun saat bepergian.
Pemenuhan gizi optimal anak memang tidak bisa instan, tapi dengan kombinasi makanan seimbang dan pendamping nutrisi yang tepat, ibu bisa lebih tenang mendampingi tumbuh kembang si kecil hingga ia siap menaklukkan dunia di masa depan.