SUMATERA SELATAN — Laporan dari ESPN Argentina yang dikutip Sportbible menyebut, Nico Paz dianggap sebagai sosok paling layak mengenakan nomor ikonik yang dipakai Messi sejak Maret 2009 tersebut. Namun, semua itu batal terjadi jika Scaloni memilih hengkang.
Syarat utama yang diajukan adalah perpanjangan kontrak Scaloni dalam beberapa bulan ke depan. Jika kesepakatan dengan federasi tercapai, barulah nomor 10 Argentina diberikan kepada pemain berusia 21 tahun itu.
AFA sebenarnya tidak bisa memensiunkan nomor tersebut secara permanen. Regulasi FIFA mewajibkan setiap tim nasional menggunakan nomor punggung secara berurutan dalam skuadnya.
Kepercayaan untuk menggantikan Messi bukan tanpa alasan. Nico Paz merupakan produk akademi La Fabrica, jebolan tim muda Real Madrid sebelum akhirnya dipermanenkan Como dengan banderol besar.
Perkembangannya melejit di bawah asuhan pelatih Cesc Fabregas. Pada musim 2025/2026, ia tampil impresif bersama Como dengan mencetak 13 gol dan memberikan 8 assist dari 40 pertandingan.
Penampilan gemilang itu berbanding lurus dengan debutnya di timnas senior. Ia pertama kali dipercaya Scaloni pada Oktober 2024 ketika Argentina menghadapi Bolivia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sejak debut tersebut, total Nico Paz sudah mencatatkan 11 penampilan untuk Argentina. Dari sebelas laga itu, ia berhasil menyumbangkan satu gol dan satu assist untuk tim Tango.
Jumlah itu terbilang minim dibanding standar Messi, tetapi publik Argentina menilai gaya bermain Nico Paz memiliki kemiripan dengan sang legenda. Kemampuannya membaca ruang dan visi umpan menjadi daya tarik utama.
Hingga berita ini diturunkan, baik Scaloni maupun AFA belum memberi pernyataan resmi soal masa depan kursi pelatih. Keputusan tersebut akan menjadi kunci apakah nomor 10 Argentina segera memiliki pemilik baru atau sempat vakum untuk sementara.