PALEMBANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang mencatat seluruh puskesmas berstatus rawat inap di ibu kota Sumatera Selatan itu memiliki kesiapan penuh dalam menangani kondisi gawat darurat. Kelima fasilitas tersebut tersebar di sejumlah kecamatan untuk menjangkau masyarakat dari berbagai wilayah.
Kepala Dinkes Kota Palembang, Fenty Aprina, menyebut penguatan kapasitas puskesmas merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota mempertahankan layanan kesehatan gratis sekaligus menaikkan kualitas pelayanan tingkat dasar. Menurutnya, keberadaan fasilitas ini menjadi jembatan antara layanan puskesmas biasa dan rujukan ke rumah sakit.
Lima puskesmas yang sudah mengoperasikan rawat inap itu antara lain Puskesmas Basuki Rahmat, Puskesmas Alang-Alang Lebar, Puskesmas Sei Selincah, Puskesmas Sematang Borang, dan Puskesmas Sukarami. Sebarannya mencakup kebutuhan warga di bagian barat, tengah, hingga timur Palembang.
Fenty menjelaskan fasilitas ini tidak sekadar menyediakan tempat tidur. Tiap puskesmas dilengkapi ruang tindakan, ruang persalinan, serta akses yang ramah bagi penyandang disabilitas. Kelengkapan itu diharapkan membuat pasien merasa aman saat menjalani perawatan lanjutan tanpa harus menempuh jarak jauh.
Dukungan operasional juga datang dari armada ambulans yang disiagakan selama 24 jam. Armada ini berfungsi mempercepat proses rujukan pasien ke rumah sakit apabila kondisi pasien membutuhkan penanganan yang lebih kompleks. Langkah tersebut menjadi jawaban atas keluhan warga yang kerap kesulitan mendapatkan transportasi saat darurat.
Ke depan, Pemkot Palembang tidak berhenti pada fasilitas rawat inap. Fenty menegaskan setiap puskesmas akan didorong memiliki dokter spesialis agar pemeriksaan dan konsultasi bisa tuntas di tingkat kecamatan.
"Ke depan, setiap puskesmas juga ditargetkan memiliki dokter spesialis," kata Fenty Aprina.
Dengan hadirnya dokter spesialis, pasien tidak perlu lagi mengantre lama di rumah sakit untuk kondisi yang sebenarnya bisa ditangani lebih awal. Pemkot menilai percepatan penanganan di level primer akan menekan beban rumah sakit rujukan sekaligus meningkatkan mutu layanan bagi masyarakat Palembang.