PALEMBANG — Ribuan warga memadati kawasan 16 Ilir dalam perhelatan "Gebyar Merdeka RI ke-81". Acara yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Sumatera Selatan ini berlangsung sejak Sabtu (29/8/2026) hingga Senin malam (31/8/2026). Penutupan ditandai penyerahan piala kepada para juara lomba dan doa bersama.
Ketua panitia, Adi BGP, menerima apresiasi tinggi atas suksesnya eksekusi event ini. Persiapan hanya butuh waktu sekitar satu minggu. Ketua DPW Pekat IB Sumsel, Ir. Suparman Romans, M.Si., menyebut kesuksesan ini sebagai amal jariyah sekaligus bukti kekompakan keluarga besar organisasinya.
Di luar kemeriahan perayaan kemerdekaan, Suparman mengungkap komitmen strategis bersama Wali Kota Palembang untuk mengoptimalkan Panggung Seni Ampera. Ia berharap panggung ikonik di bawah Jembatan Ampera itu segera berfungsi maksimal. Targetnya: pusat pariwisata, budaya, dan olahraga.
Langkah ini dinilai penting untuk memberdayakan seniman dan atlet lokal yang selama ini kesulitan mendapatkan ruang berekspresi. Kawasan Ampera, ikon Kota Palembang, menyimpan potensi besar menarik wisatawan. Syaratnya, manajemen pengelolaan berjalan profesional.
Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, M.Si., tidak hadir secara fisik di acara penutupan. Dukungan penuh pemerintah kota disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, S.STP., M.Si. Ia membacakan sambutan tertulis wali kota di hadapan ratusan warga dan tokoh masyarakat.
"Masyarakat telah disuguhkan kegiatan penuh kreativitas. Bagi pemerintah kota, momentum seperti ini sangat vital untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan," demikian bunyi sambutan tertulis tersebut.
Kehadiran perwakilan Pemkot ini menunjukkan sinergi organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam mengelola agenda publik. Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Palembang turut hadir. Jajaran dinas terkait hingga direktur rumah sakit daerah juga memadati acara penutupan.
Selama tiga hari, kawasan 16 Ilir diramaikan beragam aktivitas. Perlombaan seni dan budaya, olahraga, hingga permainan rakyat berlangsung meriah. Bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta hiburan musik live menjadi daya tarik utama pengunjung.
Pemkot Palembang berpesan agar semangat gotong royong dan dukungan terhadap UMKM terus dijaga pasca-event. Hal ini diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi perekonomian kota. Momentum ini tidak boleh berhenti hanya pada perayaan hari kemerdekaan.
Dukungan pengamanan dari Polresta Palembang dan DPRD memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Organisasi masyarakat seperti Harimau Sumatera, Pemuda Panca Marga, dan Cakar Harimau turut berpartisipasi aktif. Tidak ada kendala berarti selama penyelenggaraan.