Polda Sumsel Gencarkan Edukasi ke 2.415 Warga di Sembilan Daerah untuk Cegah Karhutla

Penulis: Hamdani Putra  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 22:29:30 WIB
Personel Polda Sumsel memberikan edukasi pencegahan karhutla kepada 2.415 warga di sembilan kabupaten/kota.

Polda Sumatera Selatan mengedukasi 2.415 warga di sembilan kabupaten/kota untuk mencegah karhutla. Aksi serentak ini melibatkan personel didik dari STIK, Sespima, dan Setukpa. Langkah ini menegaskan komitmen kepolisian membangun kesadaran masyarakat.

Palembang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggencarkan edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara masif. Kegiatan ini menyasar 2.415 warga di sembilan kabupaten dan kota secara serentak pada pekan ini.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menjelaskan, aksi ini melibatkan peserta didik Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespima), serta Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa). Mereka terjun langsung untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya membuka lahan dengan cara membakar.

Kesadaran Masyarakat Kunci Utama

"Pencegahan harus dimulai dari kesadaran masyarakat. Melalui edukasi langsung seperti ini, kami ingin pesan untuk tidak membakar hutan dan lahan benar-benar sampai dan dipahami masyarakat," tegas Nandang.

Menurutnya, karhutla bukan sekadar persoalan api, melainkan memiliki dampak luas terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan persuasif dinilai lebih efektif dalam mencegah karhutla.

Wilayah Jangkauan

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sembilan wilayah hukum polres jajaran. Mereka adalah Polres Banyuasin, Polres PALI, Polres OKU, Polres Prabumulih, Polres OKI, Polres Musi Banyuasin, Polres OKU Timur, Polres Ogan Ilir, dan Polres Muara Enim.

Reporter: Hamdani Putra
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top