Gizi Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak: Edukasi bagi Orang Tua dan Pengasuh

Penulis: Hamdani Putra  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 16:57:32 WIB
Orang tua dan pengasuh mengikuti sosialisasi gizi seimbang untuk anak usia dini di Palembang, Kamis (13/8).

SUMATERA SELATAN — Memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang tepat sering kali menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi orang tua. Apalagi di usia emas 0-7 tahun, kebutuhan nutrisi anak sangat menentukan kualitas pertumbuhan fisik dan perkembangannya di masa depan.

Berangkat dari hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal (IT) Palembang menggelar sosialisasi bertema "Pemahaman Kebutuhan Gizi Seimbang untuk Perkembangan Anak" di Mama Musi Plaju, Palembang pada Kamis (13/8). Kegiatan ini menyasar orang tua dan pengasuh dari TPA Chiqa Smart yang menaungi 60 anak.

Apa Saja yang Dibahas dalam Edukasi Gizi Ini?

Dr. Monika Anastasia Kurniawan dari RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang hadir sebagai narasumber. Para peserta mendapatkan pemahaman tentang bagaimana menyusun porsi makan yang tepat, memilih bahan makanan bergizi, hingga cara membiasakan anak makan beragam jenis makanan.

Materi yang disampaikan tidak hanya berputar pada teori, tetapi juga solusi praktis yang bisa langsung diterapkan di rumah. Para pengasuh dan orang tua juga diajak berdialog tentang tantangan sehari-hari, misalnya saat anak sedang sulit makan atau pilih-pilih makanan.

Kenapa Gizi Seimbang Penting untuk Anak Usia Dini?

Masa 0-7 tahun adalah periode kritis bagi pertumbuhan otak dan fisik anak. Kekurangan asupan gizi di fase ini bisa berdampak pada kemampuan belajar, daya tahan tubuh, dan tinggi badan anak saat dewasa. Sebaliknya, gizi yang cukup membantu anak lebih aktif, fokus, dan siap menyerap stimulasi dari lingkungannya.

Novilia Susanti, salah satu orang tua dan pengasuh TPA Chiqa Smart, mengaku kegiatan ini membuka wawasannya. "Alhamdulillah, kegiatannya sangat bagus dan menambah pemahaman kami, khususnya para pengasuh dan orang tua anak TPA Chiqa Smart, tentang pentingnya gizi seimbang. Harapannya, sosialisasi seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak orang tua dapat mengikuti kegiatan berikutnya," ujarnya.

Mengapa Peran Orang Tua dan Pengasuh Sangat Krusial?

Anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah atau di tempat penitipan. Orang tua dan pengasuh adalah sosok yang paling dekat dengan keseharian mereka. Karena itu, membekali keduanya dengan pengetahuan gizi yang benar menjadi langkah strategis, bukan hanya sekadar memberi bantuan sarana.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa pendampingan terhadap anak harus dilakukan menyeluruh. "Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel ingin memastikan pendampingan terhadap anak-anak dilakukan secara menyeluruh. Melalui edukasi ini, kami berharap orang tua dan pengasuh memiliki pemahaman yang semakin baik mengenai pemenuhan gizi, sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal," jelasnya.

Program Lanjutan dan Dukungan Berkelanjutan

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) yang dijalankan bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Sejak 2025, Pertamina juga telah memberikan pelatihan pengembangan kapasitas serta bantuan sarana dan prasarana untuk TPA Chiqa Smart.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kehidupan sehat, pendidikan berkualitas, dan kemitraan. Artinya, dukungan terhadap tumbuh kembang anak tidak berhenti di satu titik, melainkan berkelanjutan melalui kolaborasi antara perusahaan, tenaga kesehatan, dan keluarga.

Untuk para ibu di rumah, edukasi semacam ini menjadi pengingat bahwa memahami gizi anak bukan hal rumit. Dimulai dari mengenali kebutuhan dasar, menyusun menu sederhana, dan konsisten membiasakan pola makan sehat, tumbuh kembang optimal bisa diraih.

Reporter: Hamdani Putra
Sumber: mattanews.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top