BANDARLAMPUNG — Komandan Lanal Lampung, Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam festival tahunan tersebut merupakan wujud nyata sinergi TNI AL dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa pawai ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial dan edukasi kemaritiman bagi warga.
“Kehadiran model KRI Kerambit-627 pada kegiatan tersebut sebagai sarana memperkenalkan peran dan keberadaan TNI Angkatan Laut kepada masyarakat,” kata Irianto di Bandarlampung, Minggu (30/8).
Menurut Irianto, melalui pawai karnaval ini pihaknya ingin menanamkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan wilayah laut serta pesisir. Hal ini dinilai krusial mengingat Provinsi Lampung memiliki garis pantai yang panjang dan menjadi salah satu pintu gerbang strategis di ujung selatan Pulau Sumatera.
“Kehadiran dalam pawai juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial sekaligus edukasi kemaritiman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan wilayah laut serta pesisir,” ujarnya.
Lanal Lampung menyatakan kesiapannya untuk terus membangun kolaborasi dengan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga pelaku usaha. Irianto menekankan bahwa stabilitas keamanan di laut memiliki efek berantai terhadap perekonomian masyarakat pesisir.
“Lanal Lampung siap mendukung kolaborasi seluruh komponen dalam menjaga keamanan dan keselamatan wilayah laut dan pesisir Lampung,” tegasnya.
Ia menambahkan, kawasan laut yang aman dan pesisir yang terlindungi akan memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung kelancaran pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Keterlibatan Lanal Lampung dalam Festival Krakatau XXXV sekaligus menunjukkan bahwa TNI AL hadir tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga berkomitmen memberdayakan potensi maritim di daerah.