PALEMBANG — Langkah preventif itu diwujudkan dengan pemasangan masker secara langsung ke anak-anak oleh Kapolda dan Ketua Bhayangkari. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari mitigasi dini untuk melindungi kelompok rentan dari penurunan kualitas udara yang dipicu karhutla.
Gerakan ini berlangsung masif dan melibatkan Biddokkes Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, serta jajaran polres di seluruh kabupaten/kota. Selain masker, anak-anak juga menerima bingkisan keceriaan yang disisipi bimbingan medis tentang gejala gangguan pernapasan.
Kabid Dokkes Polda Sumsel, Kombes Pol. Dr. dr. Muhammad El Yandiko, menekankan pentingnya disiplin memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan. Ia juga mengingatkan warga untuk tidak meremehkan perlindungan pernapasan di tengah kondisi udara yang tidak sehat.
"Selain penggunaan masker secara disiplin, masyarakat juga disarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih guna membantu memelihara kelembapan saluran pernapasan," ujar Kombes Pol. Dr. dr. Muhammad El Yandiko dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).
Pembagian masker ini merupakan bagian dari semangat kampanye Nyago Bumi Sriwijaya. Polda Sumsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitar.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, menegaskan bahwa kesadaran bersama dalam menjaga kesehatan serta mencegah kebakaran lahan adalah kunci utama. Hal itu penting untuk memastikan udara di Sumatera Selatan tetap bersih dan aman bagi seluruh warga.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana beserta sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel. Kehadiran pejabat utama menunjukkan keseriusan institusi dalam merespons dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh karhutla.