Pemprov Sumsel Salurkan Bantuan Cool Box hingga Mesin Kapal untuk Dorong Produktivitas Nelayan di 17 Kabupaten Kota

Penulis: Syahril Hamid  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:46:31 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meninjau bantuan sarana produksi untuk nelayan di Palembang, Kamis.

PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memastikan sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Untuk merealisasikan hal itu, pemerintah provinsi terus mendorong peningkatan produktivitas para pelaku usaha di sektor tersebut.

“Untuk menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak ekonomi daerah, kami terus mendorong peningkatan produktivitas sektor kelautan dan perikanan,” kata Herman Deru di Palembang, Kamis.

Bantuan Sarana Produksi untuk Nelayan dan Pembudidaya Ikan

Langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) kepada nelayan, pembudidaya ikan, pengolah ikan, dan masyarakat umum. Bantuan tersebut mencakup kotak pendingin (cool box), mesin pencetak pakan (pellet), serta sarana pendukung bagi nelayan berupa mesin kapal dan perahu.

Menurut Herman Deru, dukungan terhadap sarana produksi menjadi hal penting. Aktivitas masyarakat di sektor perikanan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.

Stimulus untuk Meningkatkan Semangat Produktivitas

Gubernur menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian sekaligus apresiasi pihaknya kepada para pelaku usaha. Meskipun alokasi pada tahun ini belum sepenuhnya memenuhi seluruh kebutuhan nelayan dan pembudidaya ikan, sarana produksi itu diharapkan mampu menjadi pemicu semangat.

“Dukungan sarana produksi, peningkatan produktivitas, penguatan kawasan pesisir, hingga pelestarian lingkungan menjadi bagian dari upaya terpadu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Herman Deru.

Penguatan Kawasan Pesisir dan Pelestarian Lingkungan

Selain bantuan fisik, pemerintah daerah juga memasukkan penguatan kawasan pesisir dan pelestarian lingkungan dalam program kerja. Hal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang agar sektor kelautan dan perikanan tidak hanya tumbuh dari sisi produksi, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem.

Dengan total 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sumatera Selatan, kebijakan ini menyasar pemerataan ekonomi di wilayah pesisir maupun daerah yang memiliki potensi perikanan darat.

Reporter: Syahril Hamid
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top