PALEMBANG — Pertikaian antarpegawai rumah makan pecel lele di Palembang berujung maut. Seorang pegawai bernama TIR (24) meninggal dunia setelah menerima pukulan keras di bagian kepala belakang dari rekannya sendiri, MM (27), di rumah makan pecel lele Hj Syam, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II, Palembang, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kapolsek SU II Palembang, Kompol Dedy Rahmad Hidayat, mengatakan korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa korban tidak tertolong.
"Dalam perjalanan korban telah sesak napas dan tiba di RS Muhammadiyah Palembang dinyatakan korban telah meninggal dunia," ungkapnya, Sabtu (22/8/2026).
Berdasarkan hasil visum luar sementara, dokter menemukan adanya pukulan benda tumpul di bagian kepala belakang korban. Pukulan tersebut menyebabkan oksigen tidak bisa masuk ke otak, sehingga korban pingsan dan tidak sadarkan diri.
MM yang merupakan warga Rejo Asri 8, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah, Provinsi Lampung, kini telah diamankan pihak kepolisian. Sementara itu, korban TIR diketahui beralamat di Bumi Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.
Kompol Dedy menjelaskan, antara pelaku dan korban memang telah lama terjadi selisih paham. Sebelumnya, pelaku pernah menegur korban agar bekerja dengan baik, namun teguran tersebut tidak diterima dengan baik oleh korban.
"Pelaku ini mantan atlet Muay Thai dan Boxing, bahkan pernah ikut 21 kali pertandingan dan 11 kali menang. Terakhir juara 4 se-Kota Tangerang," jelasnya.
Peristiwa naas ini bermula ketika pelaku yang awalnya berniat meminta maaf kepada korban atas kesalahpahaman yang terjadi. Namun, niat baik tersebut justru berujung pada pertikaian fisik yang merenggut nyawa korban.
Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap terduga pelaku untuk memastikan proses hukum yang akan dijalani. Kasus ini menjadi pengingat bahwa konflik antarrekan kerja yang tidak dikelola dengan baik dapat berakhir fatal.