PALEMBANG — Kawasan ikonik di tepian Sungai Musi itu tak lagi hanya menjadi lintasan kendaraan. Pemkot Palembang menyiapkan konsep baru untuk area di bawah Jembatan Ampera yang selama ini identik dengan aktivitas pedagang kaki lima (PKL) dan area parkir.
Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, mengatakan bahwa lahan yang ditinjau mencakup dua titik strategis, yakni Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, dan Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring. Peninjauan teknis dilakukan bersama sejumlah instansi terkait untuk memastikan kesiapan lahan sebelum pembangunan dimulai.
Berbeda dari proyek pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pengembangan kawasan ini akan memanfaatkan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Isnaini menyebut rencana tersebut telah dipaparkan dalam agenda rapat dengan Forum CSR Kota Palembang. Ia bersyukur karena sudah ada pihak swasta yang menunjukkan ketertarikan untuk mendukung realisasi proyek ini.
Dari sisi perizinan, desain penataan kawasan juga telah mendapatkan persetujuan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Lembaga ini menjadi pemangku kepentingan utama karena Jembatan Ampera berada di bawah pengelolaan jalan nasional.
Kehadiran Skate Park Arena dan Panggung Kreatif diharapkan menjadi ruang aktivitas positif bagi generasi muda Palembang. Selain itu, fasilitas ini juga dirancang untuk memperkuat daya tarik wisata kawasan tepian Sungai Musi.
"Dengan penataan yang baik, keindahan Kota Palembang diharapkan dapat semakin meningkat dan dapat semakin menarik perhatian wisatawan," ujar Isnaini Madani.
Pemkot Palembang menargetkan proses pengerjaan fisik dapat mulai direalisasikan pada tahun 2026. Koordinasi dengan instansi terkait dan pihak penyandang dana akan terus dilakukan agar pembangunan berjalan sesuai tahapan.
Penataan kawasan ini tidak hanya menyangkut pembangunan fasilitas baru. Pemkot Palembang memastikan akan dilakukan perapian menyeluruh, termasuk menata keberadaan pedagang kaki lima yang selama ini beraktivitas di bawah Jembatan Ampera.
Penataan PKL menjadi bagian penting dari konsep penataan kawasan. Pemkot berharap seluruh elemen dapat tertata tanpa menghilangkan mata pencaharian warga, sehingga kawasan wisata tepian Sungai Musi semakin tertib, nyaman, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat serta wisatawan.