PALEMBANG — Lomba tenis meja dan gaplek mewarnai peringatan Hari Pengayoman ke-81 di lingkungan Kanwil Kemenkum Sumsel. Kegiatan yang berlangsung di kantor tersebut pada Senin (10/8/2026) ini diikuti para pegawai dengan penuh antusias.
Mengusung tema "Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak", perayaan tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial. Momen ini sekaligus dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas internal sebelum menghadapi berbagai tantangan pelaksanaan tugas.
Pertandingan tenis meja berlangsung sengit namun tetap menjunjung sportivitas. Para peserta saling beradu kemampuan untuk menjadi yang terbaik, tetapi nilai kebersamaan tetap dijaga.
Sementara itu, lomba gaplek menghadirkan suasana berbeda. Perlombaan ini berlangsung santai dan penuh keakraban, dengan canda tawa yang mempererat hubungan kekeluargaan antarpegawai.
Kepala Kanwil Kemenkum Sumsel, Maju Amintas Siburian, menekankan bahwa semangat kebersamaan merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi. Menurutnya, transformasi pelayanan hukum harus diiringi penguatan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
"Semangat tersebut selaras dengan tema Hari Pengayoman tahun ini, di mana transformasi digital menjadi bagian penting dalam mendorong pelayanan hukum yang semakin cepat, mudah, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu menghadirkan pelayanan hukum yang tidak hanya modern, tetapi juga tetap mengedepankan nilai pengayoman," ujar Maju.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang sehat, solid, dan harmonis. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi modal penting bagi jajaran Kemenkum Sumsel dalam memberikan pelayanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat.
Peringatan Hari Pengayoman ke-81 ini juga menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan pelayanan hukum yang adaptif terhadap teknologi. Pelayanan tersebut diharapkan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan hukum di Sumatera Selatan.