PALEMBANG — Tiga personel TNI AD dari Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang turun ke lapangan untuk memastikan kualitas bangunan fisik yang telah dikerjakan selama 25 hari terakhir. Fokus pemeriksaan kali ini menyasar fasilitas sumur bor di Musholah Hidayatullah, tepatnya di Sasaran 12 Titik 4, RT 14, Lorong Bersama, Kelurahan Talang Betutu, Kota Palembang, Minggu (9/8/2026).
Serda Jupri, Serda Reki, dan Serda Sultan diterjunkan untuk mengecek langsung kondisi tower tandon serta debit air. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari pengawasan ketat agar setiap hasil pekerjaan benar-benar layak pakai dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Pemeriksaan menyeluruh dilakukan pada struktur tower dan instalasi pipa. Personel memastikan tidak ada kebocoran atau kemiringan yang bisa membahayakan pengguna. Kualitas air juga menjadi perhatian utama, mengingat fasilitas ini nantinya akan digunakan untuk kebutuhan ibadah dan aktivitas harian warga sekitar.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menegaskan bahwa pengawasan ketat adalah prioritas. Hasil pekerjaan harus benar-benar memberikan dampak nyata, bukan hanya sekadar tuntas dibangun.
“Setiap fasilitas yang dibangun melalui program TMMD terus kami cek dan awasi. Kami ingin memastikan hasil pekerjaan dapat berfungsi dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran sumur bor ini diharapkan menjawab kebutuhan dasar warga akan air bersih. Sebelumnya, sebagian warga di Lorong Bersama kerap kesulitan mendapatkan pasokan air yang memadai, terutama saat musim kemarau. Dengan adanya fasilitas ini, ketergantungan pada sumber air lain diharapkan berkurang.
Satgas TMMD ke-129 berkomitmen terus memantau seluruh sasaran fisik hingga program dinyatakan rampung. Pengecekan berkala seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab atas penggunaan dana dan tenaga dalam pembangunan.
Kegiatan yang berlangsung aman dan terkendali ini menjadi bukti bahwa program TMMD tidak hanya berhenti pada seremonial pembangunan, tetapi juga memastikan keberlanjutan fungsi fasilitas bagi kepentingan publik.