BANYUASIN — Perbaikan badan jalan di Jalintim Sumatera tepatnya Kilometer 17, Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, membuat waktu tempuh pengendara membengkak hingga berjam-jam. Menyikapi hal itu, Satlantas Polres Banyuasin menerapkan rekayasa lalu lintas dengan membuka akses Tol Palembang-Betung secara situasional bagi kendaraan pribadi.
KBO Satlantas Polres Banyuasin Iptu Eko S mengatakan, pengendara yang hendak menghindari penumpukan bisa memanfaatkan jalur tol tersebut. "Bagi pengendara yang ingin menghindari penumpukan kendaraan di Jalintim Sumatera ruas Palembang-Betung bisa menggunakan jalur alternatif Tol Palembang-Betung yang dibuka situasional," katanya di Banyuasin, Sabtu.
Ruas tol yang dibuka hanya diperuntukkan bagi kendaraan pribadi. Pengendara dari arah Palembang dapat masuk melalui akses Tanah Mas menuju Pulau Rimau, begitu pula sebaliknya.
Di lokasi pengerjaan jalan, personel Satlantas Polres Banyuasin ditempatkan untuk mengatur arus kendaraan. Sistem buka-tutup diberlakukan agar lalu lintas tetap bergerak meski dengan kecepatan terbatas dan tidak sampai terjadi kemacetan total yang berkepanjangan.
Polisi mengimbau pengguna jalan untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta tidak saling menyerobot jalur karena dapat memperparah kemacetan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Kemacetan ini dirasakan langsung oleh pengguna jalan. Nasuhi (35), seorang pengemudi asal Palembang, mengaku waktu tempuhnya menuju Betung meningkat drastis dibandingkan kondisi normal.
"Hari biasa ramai kendaraan bisa tiga jam ke Betung, namun adanya perbaikan jalan ini saya dari pagi hingga sore masih terjebak macet," tuturnya.
Jalintim Sumatera ruas Palembang-Betung merupakan salah satu jalur utama pergerakan kendaraan dari Palembang menuju sejumlah wilayah di Sumatera. Gangguan pada badan jalan di ruas ini berdampak langsung terhadap kelancaran arus lalu lintas regional.