PALEMBANG — Amhar Yusaini, seorang anggota sekaligus pengurus PWI Sumatera Selatan yang baru saja wafat, mendapatkan penghormatan terakhir dari rekan-rekan seprofesinya. Santunan yang berasal dari sumbangan sukarela seluruh anggota PWI Sumsel itu diserahkan langsung di sekretariat organisasi, Jumat siang (7/8).
Wakil Ketua Bidang Antar Lembaga PWI Sumsel, Anwar Sy Rasuan, mewakili Ketua PWI Sumsel Kurnaidi ST dalam acara penyerahan tersebut. Ia didampingi oleh Ketua PWI Peduli Sumsel M. Rofei Husin, Bendahara PWI Peduli Sumsel Amir Hamzah, serta staf PWI Sumsel Haula Abdullah.
Anwar Sy Rasuan menegaskan bahwa dana yang diserahkan bukan sekadar bantuan materiil. "Santunan tersebut merupakan amanah dari seluruh anggota PWI Sumsel sebagai ungkapan turut belasungkawa dan kepedulian kepada keluarga almarhum," ujarnya dalam sambutannya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa solidaritas antarwartawan di Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kerja-kerja jurnalistik, tetapi juga merambah ke hubungan personal dan kekeluargaan. Kehadiran pengurus dalam momen duka ini menjadi bukti nyata bahwa PWI Sumsel hadir sebagai rumah bersama bagi para jurnalis.
Momen haru mewarnai prosesi penyerahan santunan ketika Alkahvie Mahatma Putra, putra bungsu almarhum, menerima bantuan tersebut. Ia datang ke Kantor PWI Sumatera Selatan untuk mewakili keluarga besar yang ditinggalkan.
Penyerahan yang berlangsung siang hari itu berjalan khidmat dan penuh kekeluargaan. Para pengurus yang hadir terlihat bergantian menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada Alkahvie, menunjukkan kedekatan emosional yang terjalin di antara mereka.
Keterlibatan PWI Peduli Sumsel dalam penyerahan ini menunjukkan peran aktif organisasi dalam menangani isu-isu kesejahteraan anggota. M. Rofei Husin dan Amir Hamzah yang hadir sebagai Ketua dan Bendahara PWI Peduli memastikan proses distribusi bantuan berjalan transparan dan tepat sasaran.
Langkah ini sejalan dengan fungsi PWI sebagai organisasi profesi yang tidak hanya memperjuangkan kebebasan pers, tetapi juga kesejahteraan para anggotanya. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, setidaknya untuk kebutuhan mendesak pasca-kepergian almarhum.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai rencana kegiatan lanjutan dari PWI Sumsel terkait keluarga almarhum. Namun, solidaritas yang telah ditunjukkan kali ini menjadi catatan penting tentang eratnya ikatan kekeluargaan di lingkungan wartawan Sumatera Selatan.