PALEMBANG — Semangat menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama datang dari berbagai penjuru. Salah satunya ditunjukkan kader Banser Sumatera Selatan yang menempuh perjalanan darat dengan mengayuh sepeda angin hingga ke Jombang, Jawa Timur.
Ndan Maskhun Arif Hidayat terlihat dalam video berdurasi sekitar empat menit yang diunggah melalui WhatsApp Channel Gerakan Pemuda Ansor. Ia tampak mengenakan jaket Banser, sarung, sepatu, serta songkok merah khas penampilannya selama perjalanan.
Di bagian belakang sepedanya, berkibar empat bendera sekaligus: Merah Putih, bendera Nahdlatul Ulama, bendera Gerakan Pemuda Ansor, dan bendera Banser. Keempat simbol itu menegaskan semangat perjuangan yang dibawa menuju lokasi Muktamar ke-35 NU.
Perjalanan Ndan Maskhun tidak sendirian. Sejumlah personel Banser terlihat mengawal saat ia melintasi jalan raya, termasuk saat melewati kawasan Jembatan Ampera di Palembang.
Dalam keterangan yang disertakan pada video tersebut, ditegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar menempuh jarak jauh. “Perjalanan tersebut bukan sekadar menempuh ribuan kilometer, melainkan menjadi simbol pengabdian, kecintaan, dan loyalitas kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama,” demikian bunyi keterangan dalam video itu.
Video yang beredar di akun Instagram GP Ansor ini pun menuai respons hangat warganet. Banyak yang mendoakan agar Ndan Maskhun diberi kesehatan, keselamatan, dan kelancaran hingga tiba di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Forum permusyawaratan tertinggi yang digelar setiap lima tahun sekali ini diperkirakan akan dihadiri ratusan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun panitia lokal, jumlah pengunjung selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dapat mencapai lebih dari 200 ribu orang. Berbagai persiapan terus dimatangkan untuk menyambut para tamu yang datang dari dalam dan luar negeri.