PALEMBANG — Ratusan calon pengantin memadati Grand Ballroom Aston Palembang sejak hari pertama penyelenggaraan Wedding Showcase. Mereka datang bukan sekadar mencari inspirasi konsep pesta, tetapi juga membandingkan layanan dari puluhan pelaku industri pernikahan yang berkumpul di satu tempat.
Pameran yang berlangsung dua hari ini menghadirkan 23 vendor, mencakup wedding organizer, dekorasi, tata rias, fotografi, hiburan, hingga paket resepsi. Acara ini digelar bekerja sama dengan MAKNA dan tidak dipungut biaya masuk.
Sales Wedding Aston Palembang Hotel and Conference Center, Muhammad Kurniawan, mengatakan pameran dirancang sebagai layanan terpadu atau one stop wedding solution. Dengan begitu, calon pengantin tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk memenuhi kebutuhan pernikahan.
"Potensi industri pernikahan di Palembang masih sangat menjanjikan. Melalui kolaborasi dengan berbagai wedding organizer, event organizer, dekorator, dan vendor lainnya, kami ingin memberikan lebih banyak alternatif kepada calon pengantin agar mereka dapat memilih layanan yang paling sesuai dengan konsep serta anggaran yang dimiliki," katanya.
Selama acara, pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan para pelaku industri wedding. Mereka juga bisa melihat tren dekorasi terkini, mencicipi menu resepsi, serta memanfaatkan promo eksklusif yang hanya tersedia selama pameran berlangsung.
Kurniawan menambahkan, setiap pasangan memiliki konsep dan impian berbeda soal pesta pernikahan. Ada yang menginginkan resepsi megah, ada pula yang memilih konsep sederhana namun tetap elegan.
Kehadiran puluhan vendor dalam satu lokasi diharapkan memudahkan calon pengantin membandingkan harga dan kualitas layanan sebelum menentukan pilihan. Ajang ini sekaligus menjadi barometer tren pernikahan di Palembang pada tahun depan.