PALEMBANG — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan resmi mengumumkan pemenang Pemilihan Putra Putri Sriwijaya 2026. Fely Daffa dari Palembang 4 dinobatkan sebagai Putra Sriwijaya 2026, sementara Gesya Bilbina yang mewakili Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) meraih gelar Putri Sriwijaya 2026 setelah melalui penilaian ketat dewan juri pada malam grand final.
Pengumuman ini tidak sekadar seremoni. Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra langsung memberi arahan tegas kepada para pemenang agar menjadikan ajang ini sebagai momentum mengangkat potensi daerah ke panggung yang lebih luas.
Edward Candra tidak main-main dalam menyeleksi karakter para duta wisata. Ia mensyaratkan integritas, pemahaman mendalam tentang budaya dan pariwisata lokal, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
"Putra Putri Sriwijaya 2026 harus menjadi wajah Sumsel. Harus siap mengemban amanah sebagai duta pariwisata, budaya Sumsel, dan berbagai potensi daerah kepada masyarakat luas," kata Edward dalam keterangannya di Palembang, Sabtu.
Ia menambahkan, sosok yang terpilih juga harus memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi daerah. Ini menjadi bekal penting ketika mereka nanti berhadapan dengan wisatawan mancanegara maupun calon investor.
Pemerintah provinsi tidak akan membiarkan para pemenang bekerja sendiri. Edward Candra memastikan keterlibatan mereka dalam setiap event besar, termasuk Festival Sriwijaya dan promosi wisata ke luar daerah.
"Kami akan libatkan pada setiap event, baik itu Festival Sriwijaya, promosi wisata ke luar daerah, bahkan sampai ke pameran internasional," ujarnya.
Langkah ini dinilai krusial karena Sumatera Selatan tengah menargetkan pariwisata sebagai penggerak ekonomi baru. Kekayaan budaya, kuliner, hingga destinasi wisata dinilai belum tergarap maksimal tanpa peran generasi muda sebagai jembatan promosi.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Rudi Irawan menyebut 34 finalis yang bertanding bukan sekadar mencari pemenang. Ajang ini dirancang untuk menyeleksi generasi muda yang siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempromosikan budaya, sejarah, ekonomi kreatif, wastra, hingga seni pertunjukan.
"Karena itu kami berharap Putra Putri Sriwijaya mampu menjadi storyteller, content creator, sekaligus cultural ambassador yang memperkenalkan pesona Sumsel kepada Indonesia bahkan dunia," kata Rudi.
Ketua Pelaksana Putra Putri Sriwijaya 2026 Vita Sandra menambahkan, kegiatan tahunan ini bertujuan mencetak agen perubahan yang berperan aktif melestarikan budaya. Ia berharap para pemenang mampu mendorong capaian target Sumsel Wonderful 2030.
"Kita berharap Putra Putri Sriwijaya menjadi agen-agen perubahan yang akan melestarikan kebudayaan dan mempromosikan pariwisata Sumsel menuju Sumsel Wonderful 2030," ujarnya.