Everton Hadapi Masalah Besar Jelang Musim Baru: Iliman Ndiaye Hengkang, Lini Belakang Kritis

Penulis: Amril Fauzan  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 03:07:31 WIB
Penyerang utama Everton, Iliman Ndiaye, dikabarkan selangkah lagi bergabung dengan Al Hilal.

SUMATERA SELATAN — Kabar buruk datang dari Goodison Park jelang dimulainya Premier League musim depan. Everton tidak hanya terancam kehilangan mesin gol utama mereka, tetapi juga harus bergelut dengan kedalaman skuat yang sangat minim di lini pertahanan.

Ndiaye Selangkah Lagi ke Al Hilal, Everton Kehilangan Tumpuan Serangan

Menurut jurnalis transfer Pete O'Rourke, penyerang internasional Senegal, Iliman Ndiaye, tengah dalam proses akhir menuju klub Saudi Pro League, Al Hilal. Kepindahan ini diprediksi akan rampung dalam waktu dekat dengan nilai kontrak yang sangat menggiurkan bagi sang pemain.

Kehilangan Ndiaye menjadi pukulan telak bagi daya gedor Everton. Pemain 26 tahun itu merupakan ancaman gol utama The Toffees musim lalu, dan kepergiannya membuat lini depan kehilangan kreativitas serta ketajaman.

Duo Bek Tua Tarkowski-Keane Jadi Andalan, Usia Rata-rata 33 Tahun

Kondisi lebih mengkhawatirkan justru ada di lini belakang. Saat ini, Everton hanya memiliki tiga bek senior dalam skuat, dan dua di antaranya adalah James Tarkowski serta Michael Keane — duet yang pernah membela Burnley satu dekade lalu, tepatnya di musim 2016/17.

Ketika itu, Ben Mee menjadi pilihan utama Sean Dyche di lini belakang Burnley. Namun, Tarkowski dan Keane tetap bermain bersama sebanyak 20 kali sepanjang musim tersebut. Fakta bahwa Everton masih mengandalkan duet yang sama sepuluh tahun kemudian menunjukkan minimnya regenerasi skuat dan bisa menjadi bumerang serius di musim 2026/27.

Masa Depan David Moyes Juga Belum Jelas, Skotlandia Mengintai

Ketidakpastian di Everton tidak berhenti di situ. Manajer David Moyes dikaitkan dengan kursi kosong pelatih tim nasional Skotlandia setelah Steve Clarke angkat kaki menyusul kegagalan di Piala Dunia. Moyes, yang akan genap berusia 64 tahun musim depan, disebut-sebut melihat tugas ini sebagai kesempatan terakhirnya menangani timnas.

Jika Asosiasi Sepak Bola Skotlandia (SFA) resmi mengajukan tawaran, Everton bisa kehilangan pelatihnya di saat paling krusial — hanya tiga pekan sebelum musim baru bergulir.

Tekanan Transfer Meningkat, Fans Mulai Khawatir

Dengan waktu yang tersisa kurang lebih tiga pekan, tekanan pada negosiator transfer Everton semakin besar. Para pendukung mulai mempertanyakan strategi bursa transfer klub musim panas ini. Situasi di mana klub harus mengandalkan duet bek senior yang menua, minim kedalaman di tengah, dan menjual bintang utama mereka ke luar negeri jelas bukan fondasi ideal untuk memulai musim.

Everton sejatinya sudah mendatangkan Merlin Rohl, Tyrique George, dan Hayden Hackney dari Middlesbrough secara permanen. Namun, jelas masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. The Toffees akan memulai Premier League dengan menjamu Crystal Palace di Goodison Park pada Sabtu, 22 Agustus.

Reporter: Amril Fauzan
Sumber: fourfourtwo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top