PALEMBANG — Panen kangkung seberat 72,2 kilogram berhasil dilakukan Rutan Kelas I Palembang pada Rabu (21/7/2026). Kegiatan ini melibatkan langsung warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian di lembaga pemasyarakatan tersebut.
Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, memimpin langsung proses panen dan memastikan seluruh rangkaian berjalan tertib serta aman. Ia menyebut hasil ini adalah buah dari budidaya berkelanjutan yang dilakukan warga binaan.
Lahan yang sebelumnya tidak terpakai di area belakang rutan kini dimanfaatkan untuk menanam kangkung. Program ini merupakan implementasi dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Hasil ini merupakan buah dari proses budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan melalui program pembinaan kemandirian warga binaan,” kata Muhammad Rolan.
Kangkung yang dipanen memiliki kualitas baik dan langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan di lingkungan rutan. Dengan begitu, rutan bisa mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar sekaligus menghemat anggaran.
M Rolan menambahkan, kegiatan ini tidak hanya soal optimalisasi lahan. Lebih dari itu, pembinaan pertanian menjadi sarana membekali warga binaan dengan keterampilan yang berguna setelah bebas nanti.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Rolan memberikan motivasi kepada jajarannya agar terus mengembangkan sektor pertanian di lingkungan rutan. Ia mendorong inovasi-inovasi baru yang produktif dan bernilai manfaat.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk optimalisasi lahan yang tersedia, tetapi juga menjadi implementasi nyata dukungan terhadap ketahanan pangan nasional serta pembinaan kemandirian warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat,” ujarnya.
Rutan Kelas I Palembang berharap produktivitas lahan pertanian bisa terus meningkat. Targetnya, hasil panen tidak hanya mencukupi kebutuhan internal tetapi juga bisa berkontribusi lebih luas.
“Keberhasilan panen ini menjadi bukti komitmen Rutan Kelas I Palembang dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang produktif, mandiri, serta berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tegas M Rolan.
Seluruh rangkaian panen berlangsung kondusif tanpa kendala. Warga binaan tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.