PALEMBANG — Tiket kereta api untuk rute Palembang-Lubuklinggau kerap ludes dalam hitungan jam, terutama untuk kelas ekonomi yang harganya hanya Rp 32.000. Kondisi ini membuat calon penumpang harus bersiap lebih awal jika tidak ingin gagal berangkat, apalagi di momen tanggal merah atau libur nasional.
Terdapat dua jenis kereta antarkota yang melayani rute ini. KA Bukit Serelo melayani kelas ekonomi dengan tarif Rp 32.000 per penumpang dan berangkat pagi hari dari Stasiun Kertapati pukul 09.00 WIB. Sementara itu, KA Sindang Marga menawarkan kelas bisnis seharga Rp 170.000 dan eksekutif Rp 220.000, dengan jadwal keberangkatan malam pukul 20.15 WIB.
Perbedaan jadwal ini penting diperhatikan. Penumpang kelas ekonomi harus siap dengan perjalanan yang lebih panjang karena kereta berhenti di sembilan stasiun, termasuk Payakabung, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Bungamas, Tebing Tinggi, hingga Kota Padang, sebelum tiba di Lubuklinggau pukul 15.25 WIB.
Sementara itu, KA Sindang Marga hanya berhenti di enam stasiun utama dan tiba di Lubuklinggau lebih cepat, yakni pukul 02.25 WIB. Rute ini cocok bagi penumpang yang ingin perjalanan lebih singkat dan nyaman di malam hari.
Membeli tiket H-1 sangat berisiko, terutama untuk kelas ekonomi yang paling diburu. PT KAI membuka pemesanan mulai H-45, namun para pengguna aplikasi Access by KAI sudah bisa memantau ketersediaan kursi sejak H-30. Jika melihat grafik kursi tersisa sedikit, segera lakukan pemesanan tanpa menunda.
Langkah kritis lainnya adalah menyiapkan data identitas seluruh calon penumpang sebelum jam pemesanan dibuka. Catat nomor NIK KTP di catatan ponsel agar tinggal disalin saat proses booking. Batas waktu pembayaran tiket online sangat ketat, hanya 10 hingga 50 menit, sehingga metode pembayaran instan seperti mobile banking atau dompet digital menjadi pilihan paling aman.
Pemesanan bisa dilakukan melalui situs resmi booking.kai.id atau aplikasi Access by KAI. Menggunakan aplikasi resmi menghindarkan penumpang dari biaya administrasi tambahan eksternal dan mempermudah proses pembatalan atau perubahan jadwal jika rencana berubah.
Jika terpaksa batal berangkat, penumpang tetap bisa mengajukan refund atau ubah jadwal sesuai regulasi resmi PT KAI. Namun, kebijakan ini hanya berlaku jika tiket dibeli melalui kanal resmi, bukan calo atau pihak ketiga tidak resmi.
KA Bukit Serelo (Kelas Ekonomi):
Stasiun Kertapati berangkat pukul 09.00 WIB, lalu berhenti di Payakabung (09.28), Prabumulih (10.13), Muara Enim (11.41), Lahat (12.33), Bungamas (13.17), Tebing Tinggi (14.06), Kota Padang (14.48), dan tiba di Lubuklinggau pukul 15.25 WIB.
KA Sindang Marga (Kelas Bisnis & Eksekutif):
Stasiun Kertapati berangkat pukul 20.15 WIB, berhenti di Prabumulih (21.24), Muara Enim (22.47), Lahat (23.38), Tebing Tinggi (01.05), dan tiba di Lubuklinggau pukul 02.25 WIB.
Bagi warga Sumsel yang sering bolak-balik Palembang-Lubuklinggau, memahami perbedaan jadwal dan strategi booking ini bisa menghemat waktu dan tenaga. Jangan sampai kehabisan kursi hanya karena terlambat memesan atau salah memilih kelas kereta.