PALEMBANG — Sinergi TNI dan Polri menghadirkan suasana berbeda di malam final Piala Dunia 2026. Alih-alih hanya sekadar menonton di layar kaca, warga Palembang diajak berkumpul di ruang terbuka hijau Kambang Iwak dalam sebuah festival yang menggabungkan hiburan, keamanan, dan pemberdayaan ekonomi.
Komandan Kodim (Dandim) 0418/Palembang, Kolonel Arh. Erik Novianto, menegaskan bahwa pengamanan menjadi prioritas utama. Pihaknya bersama Kepolisian dan instansi terkait telah menyiapkan pengawalan melekat untuk memastikan ketertiban selama acara berlangsung.
"Kami berkolaborasi erat dengan pihak Kepolisian serta instansi terkait untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar," kata Erik di Palembang, Senin.
Festival ini tidak hanya dimanfaatkan untuk nobar. Panitia secara khusus memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan di lokasi. Namun, ada aturan yang harus dipatuhi: para pedagang dilarang memasang atribut atau promosi sponsor di tenda maupun etalase dagangan.
Aturan ini dibuat untuk menjaga nuansa kebersamaan dan mencegah komersialisasi berlebihan. "Penataan area UMKM tetap mengedepankan semangat gotong royong," ujar Erik.
Melalui sinergi lintas sektoral antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya, Pesta Rakyat di Kambang Iwak ditargetkan mampu mendongkrak perputaran ekonomi lokal. Momentum ini juga diharapkan memperkuat semangat kebersamaan warga Palembang yang baru saja melewati berbagai dinamika sosial.
Selain di Kambang Iwak, nobar final Piala Dunia 2026 juga digelar di sejumlah titik lain, seperti di Halaman kantor TVRI Palembang. Warga yang datang tampak antusias, memadati area yang telah disediakan panitia sejak sore hari.
Kehadiran aparat keamanan di tengah kerumunan massa kerap menimbulkan kesan formal. Namun, dalam acara ini, TNI dan Polri justru tampil sebagai fasilitator yang mendekatkan diri dengan masyarakat. Kolonel Erik menekankan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci agar warga merasa nyaman.
"Kami bukan hanya mengawal, tapi juga ikut menikmati kebersamaan," tambahnya.