PKB Sumsel Bagikan 1.250 Karung Beras hingga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Palembang

Penulis: Hamdani Putra  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 15:33:31 WIB
PKB Sumsel membagikan 1.250 karung beras kepada warga dalam rangka peringatan Harlah ke-28 di Palembang.

PALEMBANG — Ketua DPW PKB Sumsel H Nasrul Halim mengatakan peringatan tahun ini sengaja diarahkan pada aksi berbagi kepada masyarakat. Bentuknya berupa santunan kepada anak yatim piatu di panti asuhan serta pembagian 1.250 karung beras.

“Pembagian beras sebanyak 1.250 karung ke banom [badan otonom] NU, PKB, kader, simpatisan dan warga sekitar,” kata Nasrul Halim di sela-sela pembagian, Minggu (19/7/2026).

Instruksi Serupa ke Seluruh Kabupaten/Kota

Nasrul menegaskan instruksi serupa telah diteruskan ke DPC di kabupaten dan kota. Di Banyuasin, misalnya, DPC menggelar santunan yatim, lomba gaplek, serta kegiatan PGA berupa bantuan akses jalan dan lomba voli dengan sertifikat untuk panti. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di OKU dan daerah lainnya.

“Perintah Ketum dengan Harlah ke-28, dengan memaknai serta mengerti di usia cukup tua berbuat dan berbagi dengan masyarakat, sambil kita meneruskan. Dengan harlah berbagi kebahagiaan dengan berbuat,” ujarnya.

Nobar Final Piala Dunia 2026, Sate dan Kacang Rebus Gratis

Rangkaian puncak di DPW Sumsel diisi dengan nobar final piala dunia yang digelar terbuka untuk umum. Panitia menyediakan konsumsi berupa sate dan kacang rebus bagi warga yang datang.

“Kita mengajak banom NU, sedangkan kader PKB wajib. Simpatisan masyarakat silakan nonton. Ini kolaborasi dengan Polda,” jelas Nasrul.

Terkait final yang akan ditonton bersama, Nasrul menjagokan Argentina. Alasannya, komposisi pemain dinilai merata dari lini belakang, tengah, hingga depan, dan dihuni banyak pemain top seperti Lionel Messi.

“Final jagokan Argentina, alasannya kalau lihat pemainnya merata dari bek, gelandang dan penyerang dan banyak pemain top seperti Messi. Tapi karena bola bulet bisa semua. Skor kemungkinan 2-1,” pungkasnya.

Warga Bersyukur, Bantuan Beras 5 Kg Kurangi Beban Ekonomi

Salah seorang warga, Yanti, mengaku senang mendapatkan bantuan beras satu karung seberat 5 kg secara gratis. Ia menyebut bantuan itu bisa digunakan untuk konsumsi rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang serba mahal.

“Pastinya hal ini mengurangi pengeluaran saya, ditengah kondisi ekonomi saat ini yang serba mahal. Kita doakan PKB kedepan lebih besar lagi dan peduli terhadap kepentingan rakyat,” tukas Yanti.

Reporter: Hamdani Putra
Sumber: wideazone.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top