Jembatan Fly Over Jakabaring Belum Diaspal Enam Hari Setelah Dikeruk, Warga Khawatirkan Keselamatan Pengendara Motor

Penulis: Amril Fauzan  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:02:31 WIB

PALEMBANG — Jembatan fly over Jakabaring belum kunjung diaspal meski sudah enam hari berlalu sejak pengerukan jalan dilakukan. Warga yang setiap hari melintas mengeluhkan kondisi tersebut karena dinilai membahayakan keselamatan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (18/7/2026), permukaan jembatan masih berupa tanah bekas kerukan alat berat. Debu beterbangan saat kendaraan melintas, mengganggu jarak pandang dan berpotensi memicu gangguan pernapasan.

Warga: Setiap Hari Saya Lewat, Belum Ada Perbaikan

Paiman (48), warga Jakabaring yang bekerja di Pasar 16 Ilir, mengaku setiap pagi dan sore melintasi jembatan tersebut. Ia mengeluhkan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki.

“Pagi dan sore pak, saya pasti lewat sini, sebab saya mau kerja di Pasar 16 Ilir. Sayang sekali, sampai sekarang belum juga di aspal,” ujarnya.

Paiman terpaksa berkendara ekstra hati-hati karena khawatir tergelincir, apalagi saat mengantar anaknya ke sekolah. Debu yang beterbangan juga memaksanya selalu memakai masker. “Saya harus hati-hati pak, karena pertama jalan rusak, apalagi saya membawa anak saya untuk diantar ke sekolah. Saya takut tergelincir,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi jalan semakin berbahaya saat malam hari karena minim penerangan. “Kalau hari pagi, siang atau sore mungkin kita bisa berhati-hati. Nah, kalau malam, kan bisa berbahaya, apalagi buru-buru. Diperparah dengan tidak adanya lampu jalan,” tandasnya.

Ibu Rumah Tangga: Jangan Sampai Ada yang Celaka Dulu

Keluhan serupa disampaikan Melita (36), seorang ibu rumah tangga yang setiap hari mengantar anaknya ke sekolah di kawasan Jakabaring. Ia menyayangkan lambatnya penanganan jalan di pusat Kota Palembang.

“Dengan jalan rusak begini, sungguh sangat disayangkan. Ini Kota Palembang pak, masa iya tidak juga dikerjakan. Apa harus menunggu orang celaka dulu,” tuturnya.

Warga Jalan KH Wahid Hasyim itu meminta pihak berwenang segera melakukan pengaspalan. “Kami harap segera diaspal pak, sebab jalan begini membahayakan kita, bukan hanya kami saja pak, mungkin pengendara sepeda motor lainnya juga sama,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai jadwal pengaspalan jembatan fly over Jakabaring.

Reporter: Amril Fauzan
Sumber: mattanews.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top