PRABUMULIH — Raut haru dan bangga tak terbendung saat Julaidi (46) dan Medriwati (46) memeluk putra keduanya, Alifta Rido (17), di sela upacara penutupan PLCLP 2026 di Mako Yon Zipur 2/SG, Prabumulih, Kamis (16/7/2026). Alifta, yang baru lulus SMK jurusan pengelasan, berhasil menyelesaikan pelatihan rigger yang digelar PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4.
Medriwati tak kuasa menahan air mata saat melihat anak laki-laki satu-satunya itu berbaris rapi bersama peserta lain. "Alhamdulillah, saya sangat bangga Alif bisa selesai dan mendapatkan sertifikat. Dia ini harapan keluarga, semoga jalannya terbuka setelah lulus pelatihan ini," ucapnya.
Alifta punya mimpi besar: bekerja di industri hulu minyak dan gas (migas). Ia mengaku siap melamar kerja di perusahaan-perusahaan migas dengan bekal sertifikat yang baru diraih. "Saya sangat senang bisa membuat bangga orang tua," katanya.
Kisah berbeda datang dari Muflihati Zakia (20), akrab disapa Caca. Pemuda asal Prabumulih ini menjadi satu-satunya peserta perempuan dalam pelatihan teknisi montir sepeda motor. Lulusan SMK YPS Prabumulih itu mengaku mendapatkan materi teori dan praktik yang sangat komprehensif dari tenaga profesional.
Tak hanya sertifikat, Caca juga menerima modal kerja berupa alat-alat dari PHR Zona 4. "Rencananya saya mau buka bengkel sendiri. Tinggal mengumpulkan modal sedikit lagi dan rekan untuk mengelolanya," ujarnya.
Amru Salam (44), wartawan MediaPagi.com Palembang, menjadi salah satu dari tiga peserta terbaik PLCLP 2026. Ia mengikuti pelatihan jurnalistik dan mengaku mendapat perspektif baru tentang teknik fotografi serta videografi. Materi tersebut dibawakan langsung oleh jurnalis foto Antara, Nova Wahyudi, dan jurnalis iNews TV, Berrie Brima.
"Saya sudah menjadi wartawan dari 2018, tetapi masih banyak pelajaran yang saya dapat dari pelatihan ini. Semoga menjadi bekal untuk terus berkarier di bidang media. Saya juga ingin menyebarkan ilmu jurnalistik ke anak-anak muda di lingkungan saya," kata Amru.
General Manager PHR Zona 4, Djudjuwanto, dalam pidato penutupan berpesan agar para alumni tak hanya mengejar karier, tetapi juga berbagi ilmu ke masyarakat sekitar. "Pulanglah dengan kepala tegak, tetapi tetap rendah hati. Bawalah pengalaman ini sebagai bekal untuk melangkah lebih baik," ujarnya.
PLCLP 2026 merupakan tahun kedua penyelenggaraan program yang memadukan pendidikan karakter kebangsaan dan pelatihan keterampilan kerja bagi pemuda di sekitar wilayah operasi PHR Zona 4. Seluruh peserta menjalani pembinaan selama 16 hari sebelum dinyatakan lulus.