PALEMBANG — Tiga objek strategis menjadi fokus pengamanan kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Palembang, yaitu RSUD Siti Fatimah, Jembatan Musi V, dan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho bersama Pangdam II/Sriwijaya serta jajaran Forkopimda memastikan langsung kesiapan di lapangan, Kamis (16/7/2026).
Peninjauan ini tidak hanya memastikan aspek keamanan fisik VVIP, tetapi juga mendampingi setiap rangkaian kegiatan Gibran dari titik ke titik. Kapolda menegaskan pola pengamanan harus menjadi bentuk kolaborasi solid antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah.
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumsel Kombes Pol M. Anis Prasetio menjelaskan, pengamanan dirancang secara humanis agar agenda kenegaraan berjalan sukses tanpa mengganggu ruang gerak masyarakat. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional dan langsung diurai begitu rombongan melintas.
"Prinsip utama kami adalah VVIP aman, namun denyut nadi rutinitas warga tetap berjalan. Anggota di lapangan telah diinstruksikan untuk segera mengurai arus begitu rombongan melintas, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan yang mengganggu kenyamanan publik," ujar Kombes Pol M. Anis Prasetio dalam keterangan tertulis.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menegaskan, sinergitas aparat dan Forkopimda dalam mendampingi kunjungan ini menjadi bukti kesiapan Sumatera Selatan mendukung agenda pembangunan nasional. Kehadiran personel di tiga lokasi bukan untuk membatasi ruang publik.
"Sesuai arahan Bapak Kapolda, pola pengamanan ini mengutamakan kelancaran aktivitas masyarakat. Kehadiran personel di RSUD Siti Fatimah, Jembatan Musi V, dan PSEL Palembang bukan untuk membatasi ruang publik, melainkan memastikan masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan nyaman," tegas Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya.
Sinergi yang ditunjukkan Kapolda Sumsel bersama Pangdam II/Sriwijaya dan Forkopimda di lapangan menjadi cerminan soliditas penyelenggara negara di Bumi Sriwijaya. Pendekatan komprehensif ini memastikan seluruh rangkaian kunjungan kerja di tiga lokasi vital berjalan aman dan tertib.
Keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui sinergi aparaturnya. Tidak sekadar menjaga perisai keamanan tamu negara, tetapi juga melindungi kenyamanan dan denyut nadi kehidupan masyarakat luas.