PALEMBANG — Cuaca di Sumatera Selatan pada pertengahan Juli 2026 diprediksi didominasi kondisi berawan tanpa potensi hujan signifikan. Data BMKG yang dirilis untuk Rabu (15/7/2026) menunjukkan suhu udara di sebagian besar kota berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban yang bervariasi antara 44 hingga 97 persen.
Kota Prabumulih menjadi wilayah dengan suhu maksimum tertinggi, mencapai 34 derajat Celsius dengan kelembaban paling rendah yakni 44 persen. Sebaliknya, Kota Pagar Alam mencatat suhu terendah di Sumsel, yakni 19 derajat Celsius, dengan kelembaban tinggi mencapai 96 persen.
Kota Lubuklinggau, Lahat, dan Empat Lawang juga masuk dalam kategori wilayah dengan suhu relatif lebih rendah, berkisar antara 20 hingga 30 derajat Celsius.
BMKG menyebutkan daerah yang diprediksi berawan meliputi Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, Musi Rawas Utara, PALI, Palembang, Prabumulih, Lubuklinggau, OKU, OKI, Muara Enim, OKU Timur, Lahat, OKU Selatan, dan Empat Lawang. Sementara itu, Kota Pagar Alam diperkirakan akan diselimuti udara kabur dengan suhu 19-26 derajat Celsius dan kelembaban 73-96 persen.
Dua wilayah mencatat kelembaban udara tertinggi, yakni Ogan Komering Ulu Selatan dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang masing-masing mencapai 97 persen dan 95 persen. Kondisi ini berpotensi membuat udara terasa lebih lembap meski tidak disertai hujan.
Suhu di OKU Selatan diperkirakan berkisar 22-31 derajat Celsius, sedangkan PALI 23-31 derajat Celsius.
Ibu kota provinsi, Palembang, diprediksi berawan dengan suhu 24-33 derajat Celsius dan kelembaban 51-87 persen. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, Musi Rawas, Musi Banyuasin, dan Banyuasin dengan rentang suhu yang hampir identik.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak, terutama di wilayah dengan kelembaban tinggi yang dapat memicu kabut atau kondisi berkabut di pagi hari.