LUBUK LINGGAU — Program BELIDA Polda Sumsel kembali digelar. Kali ini, sasarannya adalah rumah ibadah. Dua puluh lima personel kepolisian turun tangan membersihkan area dalam dan luar Masjid Nurul Falah.
Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi memimpin langsung aksi sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa.
"Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," ujar AKBP Adithia dalam keterangan yang diterima redaksi.
Ia menambahkan, kebersihan lingkungan rumah ibadah punya peran penting. Jamaah bisa beribadah lebih khusyuk jika masjid bersih, rapi, dan nyaman. Kegiatan ini juga diharapkan mempererat hubungan polisi dengan warga sekitar.
Suasana gotong royong tercipta selama pembersihan berlangsung. Kapolres berharap momen ini bisa menumbuhkan kepedulian bersama untuk menjaga fasilitas umum dan rumah ibadah.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menegaskan, program BELIDA merupakan komitmen kepolisian dalam menghadirkan pelayanan yang humanis. "Berorientasi pada kebutuhan masyarakat," katanya.
Lingkungan yang bersih dinilai berkontribusi langsung pada terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Lubuk Linggau. Program ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga aksi nyata yang dirasakan langsung warganya.