MUBA — Dua jurus jitu disiapkan Pemkab Musi Banyuasin untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah. Melalui rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Muba, Ardiansyah, pemerintah daerah menekankan pentingnya optimalisasi penerimaan tanpa melanggar aturan.
“Tim PAD harus siap meningkatkan PAD. Apalagi DBH juga sangat penting untuk pembangunan. Karena itu lakukan perbaikan target dan lakukan penyesuaian. Jangan sampai target yang kita tetapkan tidak realistis dengan potensi yang ada di lapangan,” tegas Ardiansyah dalam arahannya, Senin.
Langkah pertama yang diambil adalah intensifikasi. Plt. Kepala BPPRD Muba yang diwakili Sekretaris BPPRD, Muhammad Hatta, menjelaskan bahwa strategi ini menyasar wajib pajak yang sudah terdaftar dalam sistem. Tujuannya bukan sekadar menagih, melainkan memastikan kepatuhan pelaporan dan pembayaran sesuai ketentuan hukum.
“Upaya intensifikasi dilakukan melalui pembinaan, pengawasan, penelitian, verifikasi, pemeriksaan, penetapan, penagihan, hingga penegakan hukum,” ujar Hatta.
Dengan metode ini, Pemkab Muba berharap dapat menutup celah kekurangan bayar dan mempercepat penyelesaian tunggakan pajak yang masih mengendap.
Strategi kedua adalah ekstensifikasi. Pendekatan ini bertujuan memperluas basis pajak dengan menemukan, mendata, dan mendaftarkan objek serta subjek pajak baru yang belum terdaftar. Langkah ini dinilai krusial untuk menggali potensi pendapatan yang selama ini luput dari pengawasan.
“Tujuannya untuk menggali potensi pajak yang belum tergali, menambah jumlah wajib pajak, memperluas cakupan penerimaan, serta mencegah celah penghindaran kewajiban karena belum terdaftar,” tandas Hatta.
Metode ekstensifikasi mencakup pemetaan potensi, pengumpulan data, verifikasi lapangan, hingga penetapan wajib pajak baru. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Satgas Optimalisasi PAD diminta bersinergi agar potensi di lapangan bisa dimanfaatkan maksimal.
Dalam rapat tersebut, Ardiansyah juga menyoroti pentingnya Dana Bagi Hasil (DBH) bagi pembangunan Muba. Ia meminta seluruh tim melakukan penyesuaian target agar lebih realistis dengan potensi yang ada. “Sinergi antar perangkat daerah harus diperkuat agar setiap potensi pendapatan dapat digali demi kesejahteraan masyarakat Muba,” pungkasnya.