PALEMBANG — Kodam II/Sriwijaya dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel sepakat memperkuat kerja sama pengelolaan aset. Langkah ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas di wilayah Sumatera Selatan.
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menerima langsung audiensi Kepala Perwakilan BI Sumsel Bambang Pramono di Makodam II/Sriwijaya, Senin (13/7/2026). Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah langkah strategis untuk optimalisasi pemanfaatan aset dan penguatan koordinasi lintas sektor.
Pangdam II/Sriwijaya menegaskan komitmen Kodam II/Sriwijaya untuk terus mendukung kebijakan Bank Indonesia. Dukungan itu terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan di Sumatera Selatan.
"Sinergi yang solid dan berkelanjutan antara TNI dan BI diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan aset yang produktif dan program pembangunan yang tepat sasaran," ujar Mayjen TNI Ujang Darwis.
Audiensi ini dihadiri sejumlah pejabat penting dari kedua institusi. Dari Kodam II/Sriwijaya tampak Aslog Kasdam II/Swj Kolonel Kav Solikhin dan Kazidam II/Swj Kolonel Czi Rahadian Firnandi.
Sementara dari Bank Indonesia hadir Deputi Kepala Perwakilan M. Aries Permadi, Kepala Grup Departemen Pengelolaan Aset Perumahan dan Non Perkantoran Ita Vianty, Deputi Direktur Yukon Afrinaldo, serta Konsultan Perencanaan Wibo Rini.
Pembahasan difokuskan pada optimalisasi aset yang dimiliki kedua pihak. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung program pemerintah daerah di Sumatera Selatan.
Sinergi antara TNI dan BI diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran kebijakan. Pemanfaatan aset yang produktif diyakini mampu menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah.
Dengan koordinasi yang lebih erat, program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan tepat sasaran. Masyarakat Sumatera Selatan diharapkan menjadi penerima manfaat utama dari kerja sama ini.