PALEMBANG — Dua program pelatihan digelar secara berurutan. Pertama, Pelatihan Tenaga Kerja Bangunan Tinggi (TKBT) yang berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Instruktur Achmad Soekarno memandu materi mulai dari dasar-dasar K3 pekerjaan di ketinggian, identifikasi potensi bahaya, penggunaan alat pelindung diri (APD), sistem perlindungan jatuh, hingga prosedur kerja aman sesuai regulasi Kemenaker.
Setelah teori, peserta menjalani praktik lapangan dan uji kompetensi sebagai syarat sertifikasi. Selanjutnya, Pembinaan K3 Operator Boiler Kelas I digelar selama enam hari dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang. Mereka adalah Ahmad Riadi, Tiranda, dan Ir. Sahadi dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Selatan, M. Afrizal sebagai praktisi industri, serta Rochimah Sulistiani dari Kementerian Ketenagakerjaan.
Pelatihan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. PT Pusri Palembang, yang merupakan anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), melalui Departemen Pengembangan SDM bekerja sama dengan Varita Pusri menyelenggarakan program tersebut. Tujuannya menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional, khususnya pada pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kepatuhan terhadap regulasi K3. Perusahaan berharap potensi kecelakaan kerja bisa diminimalkan, dan operasional perusahaan berjalan aman, andal, produktif, serta berkelanjutan.
Materi pelatihan TKBT mencakup dasar-dasar K3 pekerjaan di ketinggian, identifikasi potensi bahaya, penggunaan APD, sistem perlindungan jatuh, hingga regulasi Kemenaker. Setelah pembelajaran teori, peserta mengikuti praktik lapangan dan diakhiri dengan uji kompetensi sebagai bagian dari proses sertifikasi.
Untuk pelatihan operator boiler, narasumber berpengalaman dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Selatan, praktisi industri, dan perwakilan Kemenaker memberikan pembekalan teknis. Pusri berharap seluruh peserta memiliki kompetensi yang sesuai standar setelah mengikuti rangkaian pelatihan ini.