SUMATERA SELATAN — Pertandingan yang mempertemukan Lionel Messi dan kawan-kawan melawan tim underdog Egypt akan digelar di Atlanta Stadium, Georgia, Selasa (23/7) pukul 17.00 waktu setempat. Laga ini disiarkan langsung oleh ITV di Inggris.
Letexier bukan nama baru di panggung sepak bola Eropa. Dua tahun lalu, ia memecahkan rekor sebagai wasit termuda yang memimpin final Piala Eropa saat Spanyol mengalahkan Inggris.
Pencapaian itu membuka jalannya ke kompetisi antarklub tertinggi. Ia kemudian memimpin laga Liga Champions dan final Liga Europa musim lalu, di mana Aston Villa menaklukkan Freiburg.
Letexier tidak sendirian di lapangan. Dua rekan senegaranya, Cyril Mugnier dan Mehdi Rahmouni, akan menjadi asisten wasit di sisi lapangan.
Untuk urusan Video Assistant Referee (VAR), Prancis kembali mendominasi. Jerome Brisard akan dibantu Willy Delajod dan asisten asal Maroko, Hamza El Fariq. Sementara itu, wasit asal El Salvador, Ivan Barton, ditunjuk sebagai wasit keempat dengan David Moran sebagai asisten cadangan.
Ini menjadi penampilan ketiga Letexier di Piala Dunia edisi ini. Sebelumnya, ia memimpin kemenangan tipis Pantai Gading 1-0 atas Ekuador, lalu laga tanpa gol antara Cape Verde dan Arab Saudi.
Catatan itu menunjukkan gaya kepemimpinannya yang cenderung tidak banyak mengeluarkan kartu, sesuatu yang bisa menguntungkan Argentina yang dikenal agresif di lini depan.
Argentina datang sebagai favorit berat dengan Messi yang masih memburu sepatu emas turnamen. Namun, Egypt datang dengan motivasi tinggi setelah lolos sebagai salah satu tim kejutan.
Semua mata kini tertuju pada Letexier — apakah ia bisa menjaga ketenangan di laga yang diprediksi berjalan sengit ini atau justru menjadi pusat kontroversi.