JAYAPURA — Satgas Gakkum ODC mengidentifikasi kelompok Bakusip sebagai otak di balik serangan terhadap pesawat Pilatus milik PT AMA yang menewaskan pilot Nicholas F. Goselin pada Kamis (2/7) lalu. Kepala Satgas Gakkum ODC, Komisaris Besar Polisi IGG Era Adhinata, mengungkapkan bahwa pengakuan tanggung jawab atas aksi tersebut justru datang dari dua pihak berbeda.
Selang beberapa saat setelah peristiwa, M. Mbalingga mengeluarkan pernyataan yang mengklaim bertanggung jawab atas penembakan. Tak berselang lama, Elkius Kobak juga merilis pernyataan serupa dan menampilkan foto seorang pria berdiri di atas pesawat yang telah dibakar.
“Berdasarkan identifikasi, pelaku tersebut dipastikan adalah M. Mbalingga,” kata Era Adhinata di Jayapura, Sabtu (4/7).
Dari pemantauan media sosial, kelompok Bakusip mengklaim sebagai bagian dari kelompok pimpinan Elkius Kobak yang beroperasi di wilayah Yahukimo. “Dari sejumlah unggahan di media sosial, Bakusip mengaku sebagai bagian dari kelompok pimpinan Elkius Kobak di wilayah Yahukimo,” ujar Era.
Satgas Gakkum ODC saat ini masih mendalami hubungan struktural antara kelompok Bakusip dan kelompok Elkius Kobak. Penyelidikan dilakukan melalui pemeriksaan saksi, wawancara lapangan, pengumpulan informasi, dan pemantauan media sosial.
Penyidik belum menyimpulkan motif penembakan yang menewaskan pilot Nicholas Goselin. Namun, dalam rekaman yang beredar di media sosial, kelompok kriminal bersenjata sempat melontarkan ancaman terhadap aktivitas penerbangan yang masuk ke wilayah yang mereka klaim sebagai daerah operasi.
“Penyidik masih terus mendalami untuk mengetahui motif penyerangan hingga menewaskan pilot Nicholas Goselin yang mengemudikan pesawat Pilatus milik AMA,” kata Era Adhinata menambahkan.