OKU TIMUR — Kunjungan Ketua TP PKK Sumsel ke OKU Timur tidak hanya menjadi agenda seremonial. Feby Deru secara spesifik menyoroti sejumlah program yang dinilai mampu menyentuh kebutuhan dasar masyarakat akar rumput. Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah inisiatif belajar mengaji yang menyasar kaum bapak-bapak, termasuk para tukang ojek dan tukang becak.
Program ini dinilai efektif dalam memperkuat nilai-nilai religius di kalangan warga yang kerap luput dari kegiatan keagamaan formal. Feby memberikan apresiasi langsung atas inisiatif tersebut saat berdialog dengan pengurus PKK setempat.
“Langkah ini sangat strategis. Tidak hanya anak-anak, kaum bapak juga perlu mendapatkan pembinaan spiritual yang terstruktur,” ujar Feby di hadapan para anggota PKK Kabupaten OKU Timur.
Dalam kesempatan yang sama, Feby menekankan urgensi pelestarian bahasa daerah. Menurutnya, bahasa ibu adalah jembatan komunikasi antargenerasi yang mulai tergerus.
“Bahasa daerah harus tetap dilestarikan. Selain sebagai identitas budaya, hal ini juga penting untuk menjaga komunikasi antargenerasi,” tegasnya.
Tak hanya bahasa, Feby juga mendorong penggunaan dan promosi wastra Nusantara serta kerajinan tangan lokal. Ia meminta agar kekayaan budaya ini diperkenalkan secara aktif, termasuk melalui penyajian makanan khas daerah kepada setiap tamu yang berkunjung.
“Agar seluruh pihak aktif mempromosikan produk-produk unggulan daerah agar semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Feby.
Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur, dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes., melaporkan sejumlah program pemberdayaan yang telah berjalan. Fokus utama saat ini adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan bernilai ekonomi, seperti pembuatan bucket hantaran dan pengembangan produk UMKM.
Sheila juga menyebut bahwa pihaknya aktif mendukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). Seluruh pengurus dan anggota PKK diinstruksikan untuk melakukan penanaman guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari.
“Kami telah menggerakkan para pengurus dan anggota PKK untuk aktif melakukan penanaman guna membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari,” jelas Sheila.
Kunjungan kerja ini turut dihadiri Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., serta Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten OKU Timur, Nur Inayah, S.Pd. Kehadiran para pejabat daerah dan perangkat OPD Provinsi Sumsel menandai komitmen bersama dalam mewujudkan pemberdayaan keluarga yang holistik.
Feby berharap program-program yang sudah berjalan di OKU Timur dapat menjadi percontohan bagi daerah lain di Sumatera Selatan, khususnya dalam mengintegrasikan nilai religius, budaya lokal, dan kemandirian ekonomi dalam satu gerakan PKK.