Gubernur Herman Deru Targetkan Harga TBS Sawit Petani Sumsel Naik Usai Implementasi BBM B50 pada 2026

Penulis: Hamdani Putra  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 00:58:31 WIB
Gubernur Herman Deru optimis BBM B50 dorong kenaikan harga TBS sawit petani Sumsel pada 2026.

PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyebut implementasi bahan bakar minyak (BBM) biodiesel dengan campuran 50 persen minyak sawit atau B50 menjadi momentum penting bagi petani sawit di provinsinya. Kebijakan itu, menurut dia, tidak hanya menguntungkan perusahaan besar, tetapi juga harus dirasakan langsung oleh petani swadaya.

"Mudah-mudahan akan terjadi peningkatan harga yang lebih baik," kata Herman Deru di Palembang, Rabu.

Mengapa B50 Bisa Dongkrak Harga TBS?

Herman Deru menjelaskan, peningkatan campuran biodiesel menjadi 50 persen merupakan langkah strategis untuk mengurangi bahkan menghentikan impor solar. Konsekuensinya, permintaan minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel ikut melonjak.

Meningkatnya kebutuhan bahan baku itu berpotensi mendorong penyerapan produksi kelapa sawit dalam negeri. Secara otomatis, harga TBS di tingkat petani ikut membaik karena permintaan pasar lebih tinggi.

Sumsel, Salah Satu Lumbung Sawit Terbesar di Sumatera

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat, Sumatera Selatan memiliki luas perkebunan kelapa sawit sekitar 1,23 juta hektare dengan produksi mencapai 3,9 juta ton per tahun. Capaian tersebut menempatkan Sumsel sebagai salah satu dari tiga provinsi penghasil sawit terbesar di Pulau Sumatera setelah Riau dan Sumatera Utara.

Dengan potensi sebesar itu, Herman Deru menilai kebijakan B50 menjadi peluang besar bagi perekonomian daerah. Ia menargetkan agar nilai tambah dari kebijakan ini bisa dirasakan langsung oleh petani di lapangan.

Jadwal Implementasi B50 dan Target ke Depan

Pemerintah menargetkan implementasi B50 mulai berlaku pada 1 Juli 2026. Herman Deru berharap kebijakan ini mampu menciptakan keseimbangan antara produksi dan permintaan kelapa sawit, sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani.

"Program B50 ini diharapkan dapat mengurangi bahkan menghentikan impor solar," ujar Herman Deru.

Kebijakan peningkatan campuran biodiesel menjadi 50 persen tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan produksi kelapa sawit dalam negeri.

Reporter: Hamdani Putra
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top