PALEMBANG — Sebanyak 520 paket bantuan langsung dikirim ke masyarakat kurang mampu dan pengemudi ojek daring di Kota Palembang. Penyaluran dipusatkan di Pergudangan Bulog Kenten dan dipimpin langsung oleh Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo serta Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan.
Total bantuan yang didistribusikan secara serentak mencapai 18.520 kilogram beras SPHP, 520 liter minyak goreng, dan 520 kilogram gula pasir. Seluruh paket disalurkan melalui 17 Polres dan Polrestabes jajaran Polda Sumsel dengan dukungan penuh Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Bangka Belitung.
Khusus untuk wilayah Kota Palembang, pendistribusian difasilitasi langsung oleh Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kapolri bernomor B/11606/VI/HUM.1.1./2026/BAHARKAM yang diterbitkan pada 29 Juni 2026.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar seremoni. “Kami memastikan bantuan pangan ini benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan. Ketika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif akan semakin mudah diwujudkan,” ujarnya.
Komitmen Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas pangan sudah terbukti konsisten. Hingga pertengahan 2026, jajaran Polda Sumsel telah merealisasikan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 2.753.996 kilogram beras SPHP di 577 titik. Angka ini melanjutkan capaian sepanjang 2025 yang berhasil menyalurkan 6.932.110 kilogram beras SPHP di 2.215 lokasi.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi ajang untuk menghadirkan Polri Presisi. “Kami tidak hanya memberikan perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum, tetapi juga hadir melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah, Perum Bulog, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan,” kata Nandang.