BANYUASIN — Peristiwa langka terjadi di kawasan pesisir Banyuasin, Senin (29/6/2026) malam. Warga Lorong Yunan, Kelurahan Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, digegerkan dengan penemuan seekor paus berukuran raksasa yang tersangkut di bawah rumah panggung milik warga.
Mamalia laut tersebut diduga terbawa arus saat air laut sedang pasang hingga masuk ke permukiman padat penduduk. Begitu air mulai surut, tubuh paus yang mencapai lebar sekitar satu meter itu tidak bisa kembali ke perairan dan akhirnya terjepit di kolong rumah.
Camat Banyuasin II, Riduan, mengonfirmasi bahwa paus pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 21.34 WIB. "Posisinya terjepit," katanya singkat. Kabar penemuan itu menyebar cepat, puluhan warga berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan langsung bangkai mamalia laut yang langka di wilayah mereka.
Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Banyuasin, Rina Kurniaty, menyatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani bangkai paus tersebut. "Rencananya akan kami laporkan ke Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di Jakabaring, Palembang," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti paus tersebut terdampar di pemukiman nelayan belum diketahui. Aparat bersama instansi terkait dijadwalkan melakukan identifikasi lebih lanjut untuk memastikan jenis paus serta penyebab kematiannya.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat lokasi Sungsang yang berada di muara Sungai Banyuasin kerap menjadi jalur migrasi biota laut. Namun, masuknya mamalia laut sebesar ini hingga ke kolong rumah warga tergolong kejadian luar biasa.