11 Rumah Warga OKU Selatan Rusak Diterjang Longsor dan Banjir, Polda Sumsel Mulai Bedah Hunian

Penulis: Syahril Hamid  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 20:48:01 WIB
Polda Sumsel memulai rehabilitasi 11 rumah warga terdampak longsor dan banjir di OKU Selatan.

BANDING AGUNG — Sebanyak 11 unit rumah warga yang porak-poranda diterjang longsor dan banjir di OKU Selatan bakal direhab total. Polda Sumsel bersama jajaran memulai pembangunan tahap awal di rumah milik Joni Saputra, salah satu korban bencana alam di Desa Karang Indah, Kecamatan Banding Agung.

Empat Rumah Dibangun Swadaya Polres, Tujuh Lainnya Kolaborasi dengan Pemkab

Pembangunan 11 rumah ini tidak seluruhnya ditanggung oleh satu pihak. Empat unit rumah dibangun melalui swadaya Polres OKU Selatan, sementara tujuh unit lainnya merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.

Para penerima bantuan tersebar di dua kecamatan terdampak. Mereka adalah Sugiharto, Suharyanto, Saparudin, Rais, Riki Kardi, Johan Sapri, dan Joni Saputra.

Kapolres: Semangat DEKAT Jadi Landasan

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan implementasi nilai-nilai pelayanan Polri kepada masyarakat. Semangat itu ia sebut dengan akronim DEKAT—Dedikasi, Etika, Kolaborasi, Aksi, dan Terpercaya.

"Program bedah rumah ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Melalui semangat DEKAT, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Senin (29/6/2026).

Ia berharap rumah yang dibangun menjadi awal bangkitnya kehidupan warga pascabencana dan bagian dari pengabdian menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Target Rampung 30 Hari, Warga Diharapkan Kembali Punya Hunian Layak

Proses pembangunan diproyeksikan selesai dalam waktu sekitar 30 hari. Hunian yang layak diharapkan mampu mengembalikan semangat masyarakat untuk bangkit sekaligus meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan rasa aman bagi keluarga penerima manfaat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya menambahkan, kegiatan ini bagian dari komitmen Polri mendukung program pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. "Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat," katanya.

Menurutnya, program bedah rumah ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Reporter: Syahril Hamid
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top